Kanal

Riau Jaring Calon Petinggi BRK Syariah, 28 Nama Lolos Seleksi Berkas

RIAUIN.COM - Pemerintah Provinsi Riau melalui Panitia Seleksi (Pansel) mulai menjaring nama-nama yang berpeluang mengisi jajaran penting pimpinan PT Bank Riau Kepri Syariah (Perseroda). Dari hasil verifikasi berkas tahap awal, sebanyak 28 peserta resmi dinyatakan lolos administrasi untuk mengisi enam posisi strategis pada BUMD perbankan tersebut.

Keputusan tersebut tertuang dalam Pengumuman Nomor 13/PANSEL/BRKS/2026 yang diterbitkan Jumat (31/7/2026). Pansel mencatat persaingan ketat terjadi pada perebutan kursi Komisaris Independen yang paling banyak diminati oleh para pelamar.

Ketua Pansel Syahrial Abdi mengonfirmasi bahwa seluruh peserta yang terpilih telah memenuhi persyaratannya. Langkah selanjutnya akan menentukan nama-nama yang layak memimpin jajaran komisaris dan direksi.

“Sudah kita umumkan hari ini untuk nama-nama calon Komisaris dan Direksi BRK Syariah yang dinyatakan lulus seleksi administrasi,” ujar Syahrial Abdi di Pekanbaru, Jumat.

Dalam pengumuman tersebut, kursi Calon Direktur Utama kini menyisakan persaingan ketat antara dua nama, yakni Helwin Yunus dan Wahyudi Gustiawan. Sementara itu, untuk posisi Calon Komisaris Utama diisi oleh tiga kandidat, yaitu Herman, Indra, serta Ninno Wastikasari.

Untuk jabatan direksi lainnya, terdapat tiga pelamar yang bersaing sebagai Calon Direktur Operasional, yaitu Asj'ari, Indra Gunawan, dan Wan Mukhlis. Sementara posisi Calon Direktur Dana dan Jasa diperbutkan oleh Edi Wardana serta Yudi Aditya Yudhana. Pada posisi Calon Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko, terdapat empat nama yang lolos, yakni Arhim Syafei, Asep Saripudin, Muhammad Nanang, dan Yasral Yazid.

Adapun kualifikasi terbanyak berada pada jajaran Calon Komisaris Independen yang menampung 14 nama. Kandidat tersebut terdiri dari Arieta Aryanti PL, Dedek Abdul Halim, Dhani Setia Adji, Edian Fahmy, Eka Afriladi, Endang Nuryadin, Heru Kurniawan, Mirza Rozanna, Muhammad Irvin Artha, Mursyid, Nizam, Sri Erlinda, Syafrizalsyah, hingga Wachyono.

Pansel memastikan peserta yang melaju ke tahapan berikutnya tidak bisa bersantai, sebab mereka harus melewati pengujian yang ketat.

“Terhadap peserta yang dinyatakan lulus seleksi administrasi, berhak mengikuti tahapan selanjutnya, yaitu Uji Kelayakan dan Kepatutan atau Fit & Proper Test,” kata Syahrial Abdi menambahkan.

Rangkaian ujian tersebut nantinya diselenggarakan oleh Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) yang berlokasi di Jakarta beserta tim Pansel daerah di Pekanbaru. Seluruh peserta diwajibkan mengunduh dan merampungkan berkas data pribadi serta formulir insiden kritis lewat situs resmi bank sebelum agenda ujian dimulai.

Di samping pengujian internal, publik Riau juga diberikan ruang untuk mengawal ketat rekam jejak para calon direksi dan komisaris tersebut. Langkah ini dilakukan guna memastikan pejabat terpilih berintegritas tinggi.

“Masyarakat dapat memberikan informasi dengan identitas yang jelas terkait rekam jejak nama-nama di atas ke Biro Perekonomian Daerah Sekretariat Daerah Provinsi Riau Lantai III Gedung Menara Lancang Kuning Pekanbaru atau melalui surel resmi,” pungkas Syahrial Abdi.

Masa penjaratan masukan dan tanggapan dari warga tersebut dibuka mulai 31 Juli hingga 19 Agustus 2026. (Bil)

Ikuti Terus Riauin

Berita Terkait

Berita Terpopuler