Laporan: Hendrianto.
RIAUIN.COM— Rencana festival budaya ajang cari jodoh untuk 4.700 janda di Kuantan Singingi terancam batal diselenggarakan.
Acara tersebut awalnya digagas oleh Bupati Kuantan Singingi non-aktif, Suhardiman Amby.
Dinas Pariwisata setempat mengaku belum pernah membahas teknis pelaksanaan kegiatan tersebut.
Kepala Dinas Pariwisata Kuansing, Ir. Emerson, mengonfirmasi hal itu pada Rabu (29/7/2026).
Ia menegaskan agenda tersebut merupakan inisiatif pribadi dari sang bupati non-aktif.
"Kegiatan itu inisiatornya Pak Bupati. Kami belum sempat membahas teknisnya," ujar Emerson.
Suhardiman Amby kini berhalangan hadir akibat tersangkut kasus hukum di KPK.
Ia ditangkap KPK terkait dugaan kasus jual beli jabatan.
Pemerintah daerah akan mengkaji ulang keberlanjutan wacana festival tersebut.
Emerson menyebut rencana acara ini terancam tidak terlaksana.
Selain belum pernah dibahas, anggaran untuk kegiatan tersebut juga tidak tersedia.
Pemerintah daerah tidak mengalokasikan dana APBD untuk agenda cari jodoh.
Gagasan tersebut juga memicu banyak reaksi dan komentar negatif dari masyarakat.
"Berkemungkinan besar acara khusus itu tidak akan diselenggarakan," tegas Emerson.
Sebelumnya, Suhardiman mengumumkan rencana ini saat pembukaan MTQ ke-44 Riau.
Acara tersebut sedianya akan diselenggarakan pada 14 Agustus 2026 mendatang.
Lokasi kegiatan direncanakan berada di Baserah, bertepatan dengan tradisi Pacu Jalur.
Sebanyak 4.700 janda rencananya bakal dihadirkan mengenakan pakaian berwarna pink.
Namun, rencana itu terhenti sebelum sempat dibahas dan ditindaklanjuti secara resmi. (***)