Kanal

Bengkalis Pimpin Partisipasi Survei Indeks Harmoni Indonesia di Riau

RIAUIN.COM - Provinsi Riau mulai memetakan tingkat kerukunan sosial melalui Pengukuran Indeks Harmoni Indonesia (IHaI) 2026. Hingga Rabu (1/7/2026), Kabupaten Bengkalis mencatatkan angka partisipasi masyarakat tertinggi di Bumi Lancang Kuning dalam pengisian survei nasional tersebut.

Berdasarkan data sementara yang dihimpun hingga awal Juli, Bengkalis memimpin dengan total 4.585 responden. Posisi berikutnya diikuti oleh Kabupaten Rokan Hulu yang mencatatkan 4.453 responden, serta Kabupaten Indragiri Hilir dengan penambahan 3.853 responden.

Tingginya angka partisipasi di wilayah pesisir Riau ini diharapkan mampu menghasilkan basis data yang valid bagi penyusunan kebijakan pembangunan daerah yang berbasis pada toleransi dan keadilan sosial. Masa pengisian survei daring ini sendiri masih akan dibuka oleh pemerintah pusat hingga 17 Juli 2026.

Bupati Bengkalis Kasmarni mengapresiasi kesadaran warga di wilayahnya yang peduli terhadap pemetaan kerukunan daerah. Meski saat ini bertengger di posisi puncak se-Provinsi Riau, ia meminta capaian tersebut tidak membuat pengumpulan data melandai sebelum tenggat waktu berakhir.

"Kami mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bengkalis untuk meluangkan waktu sekitar lima menit mengisi survei Indeks Harmoni Indonesia Tahun 2026. Setiap pendapat yang disampaikan merupakan kontribusi berharga dalam mendukung lahirnya kebijakan pembangunan yang semakin tepat sasaran serta memperkuat persatuan," ujar Kasmarni saat memberikan keterangan di Bengkalis, Rabu.

Menurut Kasmarni, keakuratan potret sosial di Riau, khususnya Bengkalis, sangat bergantung pada kejujuran dan kuantitas responden yang terlibat. Semakin banyak warga yang mengisi, maka hasil akhir survei akan semakin representatif dalam menggambarkan iklim kerukunan yang nyata di lapangan.

Di tingkat lokal, gerakan pengumpulan data ini dikomandoi langsung oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Bengkalis. Pemerintah daerah setempat juga memperluas jangkauan sosialisasi ke berbagai sektor agar target keterwakilan data terpenuhi.

Masyarakat dari berbagai latar belakang, mulai dari aparatur sipil negara, guru, pelaku usaha, hingga tokoh lintas agama kini didorong untuk mengakses pemindaian kode QR resmi atau masuk ke laman pengisian di https://surveiihai.neterra.id/s/surveiihai.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi. Semoga antusiasme ini terus berlanjut hingga berakhirnya masa survei, sehingga Kabupaten Bengkalis dapat memberikan kontribusi terbaik," tutur Kasmarni. (Bil)

Ikuti Terus Riauin

Berita Terkait

Berita Terpopuler