RIAUIN.COM - Pemerintah Kota Pekanbaru, Riau, mulai mempercepat pembenahan infrastruktur pengendali banjir secara bertahap dan berkelanjutan. Langkah ini diambil sebagai respons cepat atas keluhan masyarakat mengenai maraknya titik genangan air yang kerap muncul saat curah hujan tinggi melanda wilayah ibu kota Provinsi Riau tersebut.
Upaya nyata di lapangan ditunjukkan melalui pembersihan total sedimen lumpur dan sumbatan sampah pada saluran air di kawasan rawan genangan. Pemerintah daerah memastikan bahwa seluruh infrastruktur pembuangan air dapat mengalirkan debit air secara maksimal guna meminimalkan risiko luapan.
Saat memantau langsung pembersihan saluran air di Jalan Harapan Raya, Selasa (16/6/2026), Walikota Pekanbaru Agung Nugroho menyatakan bahwa optimalisasi fungsi drainase merupakan prioritas utama pemerintah kota saat ini. Pemeriksaan langsung dilakukan untuk memastikan kinerja petugas di lapangan berjalan tanpa hambatan.
Dalam peninjauan tersebut, puluhan petugas kebersihan dikerahkan untuk mengeruk tumpukan lumpur serta mengangkut sampah yang menyumbat aliran air. Menurut Agung, penyumbatan akibat sedimen dan sampah domestik menjadi pemicu utama meluapnya air ke jalanan dan permukiman warga ketika hujan deras melanda.
Agung menegaskan bahwa normalisasi yang dilakukan secara masif ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang demi kenyamanan warga Pekanbaru. Pihaknya menginstruksikan agar pembersihan sedimen dilakukan secara menyeluruh agar daya tampung parit kembali normal dan dampak buruk banjir bisa segera ditekan. (*)