Kanal

Target Atasi Banjir, Kecamatan di Pekanbaru Wajib Bersihkan 200 Meter Drainase Tiap Hari

RIAUIN.COM - Pemerintah Kota Pekanbaru melimpahkan wewenang penuh penanganan banjir dan kebersihan lingkungan langsung ke pihak kecamatan. Setiap kecamatan kini diwajibkan membersihkan minimal 200 meter saluran air atau drainase setiap hari tanpa harus menunggu instruksi maupun bantuan tenaga dari dinas terkait.

Langkah taktis ini diambil sebagai upaya percepatan dalam mengantisipasi genangan air yang kerap muncul pascahujan deras. Demi mendukung target tersebut, pemerintah daerah mengerahkan 10 orang petugas operasi dan pemeliharaan yang populer disebut pasukan kuning untuk bersiaga di tiap wilayah kecamatan.

Walikota Pekanbaru Agung Nugroho menegaskan bahwa skema kerja operasional sudah dirancang dengan target yang terukur. Setiap petugas pasukan kuning dibebankan tanggung jawab untuk menyelesaikan pembersihan lingkungan dan pengerukan sedimen drainase sepanjang 20 meter per hari. Dengan total 10 personel di setiap kecamatan, maka akumulasi panjang saluran air yang dibersihkan harus mencapai 200 meter dalam sehari.

Agung menyatakan bahwa dengan adanya pelimpahan wewenang serta penempatan personel khusus ini, para camat tidak memiliki alasan lagi untuk menunda-nunda pembenahan infrastruktur lingkungan di wilayahnya.

Guna memastikan mobilitas armada di lapangan berjalan tanpa kendala, pemerintah daerah menyalurkan bantuan fasilitas berupa 15 unit mobil operasional jenis pikap. Kendaraan roda empat ini diserahkan langsung kepada para camat setelah pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Pancasila di Komplek Perkantoran Pemerintah, Tenayan Raya, Selasa.

Fasilitas transportasi tersebut nantinya akan digunakan secara khusus oleh tim kecamatan untuk mengangkut sampah hasil pengerukan parit serta memfasilitasi kebutuhan darurat warga terkait kebersihan lingkungan. Melalui integrasi antara armada baru dan ketegasan target harian ini, sistem drainase di seluruh penjuru kota diharapkan dapat berfungsi optimal guna meminimalkan risiko banjir luapan. (Bil)

Ikuti Terus Riauin

Berita Terkait

Berita Terpopuler