Laporan: Hendrianto
RIAUIN.COM- Empat nama. Satu panggung. Mereka adalah Ipda Jeco Robin Sinaga, Aipda Tri Gushartomi, Brigadir Rini Tenggono, dan Bripda Aurel Derosan.
Pagi tadi, Jumat 10/4/2026, di Lapangan Apel Polres Kuantan Singingi (Kuansing), mereka bukan sekadar baris-berbaris. Mereka dipanggil ke depan. Diberi piagam. Diganjar penghargaan.
Alasannya satu: dedikasi.
Kapolres Kuansing, AKBP Hidayat Perdana, tidak asal pilih. Dasarnya kuat. Surat Keputusan Nomor: Kep/26/IV/2026. Isinya pengakuan atas kinerja, loyalitas, dan pelayanan tanpa pamrih kepada masyarakat.
"Polisi harus ada di tengah masyarakat," pesan Hidayat.
Caranya? Macam-macam. Bisa lewat dialog langsung. Bisa lewat jempol di media sosial. Intinya: kehadiran Polri harus nyata. Bukan sekadar bayangan.
Hidayat juga menitip pesan penting. Soal profesionalisme. Apalagi sekarang ada aturan main baru. KUHP dan KUHAP yang baru harus jadi kompas. Jangan melenceng.
Satu lagi: Sinergi. Jangan eksklusif. Rangkul semua. Tokoh adat, tokoh agama, hingga pemuda. Kalau semua kompak, Kamtibmas pasti aman. Kuansing pasti kondusif.
Upacara itu berlangsung khidmat. Ada Wakapolres Kompol Nardy Masry di sana. Ada para pejabat utama.
AKP Refriadi bertindak sebagai Perwira Upacara. Komandan Upacaranya IPDA Remol Ayub Harahap. Semua mata tertuju pada empat personel teladan itu.
Kerja bagus memang pantas dirayakan. Agar yang lain tertular. Agar pelayanan makin paten. (***)