Warga Blok 3 RW 01 Desa Airpanas, Kecamatan Pendalian lV Koto, Rohul tersebut dilaporkan tenggelam di Sungai Rokan usai memancing pada Ahad‎ malam (3/12/17).
Pasca dilaporkan ada warga tenggelam, tim gabungan dari Basarnas Pekanbaru, BPBD Rohul, TNI, Polri dan relawan langsung melakukan pencarian terhadap korban.
Setelah dua hari melakukan pencarian, tim gabungan akhirnya berhasil menemukan korban Sinto sekira 2 kilometer dari pangkalan atau Pelabuhan Pasar Rokan, mengapung di pinggiran Sungai Rokan, dalam kondisi tidak bernyawa.
Warga mengatakan pasca ditemukan, mayat korban Sinto dibawa ambulance ke Puskesmas Rokan IV Koto.‎ Selanjutnya, mayat korban dibawa ke rumah di Desa Air Panas, Kecamatan Pendalian‎ IV Koto.
"Informasinya korban akan dimakamkan siang nanti (Selasa)," ungkap Patria kepada riauterkini.
Informasi dirangkum, korban Sinto hanyut dan tenggelam di aliran Sungai Rokan sepulang dari memancing ikan, Ahad malam sekira pukul 19.00 WIB.
Saat itu, korban baru pulang dari memancing bersama temannya menggunakan speed boat, yakni Subagyo, Sukardi, Singgih, dan pengemudi perahu Teten.‎
Saat menuju pulang, perahu dikemudikan Teten menabrak batu di lokasi Batu Naga hingga perahu patah jadi dua bagian. Korban Sinto dan Singgih sempat bergelayut di patahan perahu bagian depan, terbawa arus Sungai Rokan yang deras sekira 50 meter ke hilir.
Namun pegangan Sinto di perahu terlepas hingga dirinya hanyut dan kemudian tenggelam. Sedangkan rekannya Singgih selamat karena terus bergelayut sampai perahu terdampar sekira 150 meter dari lokasi kejadian.
Mendengar laporan ada warga tenggelam, upaya pencarian awal sudah dilakukan maksimal oleh personel‎ Koramil Rokan IV Koto dan personel Polsek Rokan IV Koto, dibantu masyarakat serta tim Basarnas Pekanbaru. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dua hari kemudian.‎(nol)