Kanal

Jalan Kebun Pemda Kuansing Luluh Lantak Akibat PETI, Disbun Mulai Lakukan Perbaikan

Laporan: Hendrianto.

RIAUIN.COM– Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) mengambil langkah cepat dengan memperbaiki infrastruktur jalan di kawasan kebun milik pemerintah daerah.

Langkah ini diambil setelah akses jalan produksi tersebut dilaporkan luluh lantak akibat aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI).

Kepala Dinas Perkebunan Kuansing, Andri Yama, mengonfirmasi bahwa proses pengerjaan jalan tersebut sudah berlangsung selama dua hari terakhir. Fokus utama perbaikan ini adalah untuk memulihkan mobilitas para pekerja di area perkebunan.

"Sudah dua hari ini kami di sini memperbaiki jalan yang rusak oleh penambang emas ilegal," ujar Andri Yama saat memberikan keterangan kepada riauin.com, Minggu (11/1/2026).

Menurut Andri, kerusakan jalan tersebut sangat berdampak pada aktivitas ekonomi di sektor perkebunan. Perbaikan dilakukan agar para penyadap karet yang menggantungkan hidupnya di kebun pemda tidak lagi terkendala saat menuju lokasi kerja maupun saat membawa hasil panen.

Terkait maraknya aktivitas tambang ilegal di dalam kawasan kebun pemda, Andri Yama menegaskan bahwa pihaknya tidak tinggal diam. Ia mengaku telah melayangkan laporan resmi kepada pihak kepolisian sebanyak tiga kali guna menindak para pelaku perusakan lingkungan tersebut.

"Kami kan tidak punya kewenangan untuk menangkap, jadi kami hanya bisa melaporkan. Sudah tiga kali laporan kami buat," imbuhnya menekankan keterbatasan wewenang instansinya dalam hal penegakan hukum.

Kabar baiknya, Andri memastikan bahwa saat ini aktivitas alat berat maupun penambang ilegal di dalam kawasan kebun pemda sudah tidak ditemukan lagi.

Fokus pemerintah saat ini adalah memastikan infrastruktur pendukung perkebunan kembali fungsional agar produktivitas penyadap karet kembali normal. (***) 
 

Ikuti Terus Riauin

Berita Terkait

Berita Terpopuler