RIAUIN.COM – Gubernur Riau Abdul Wahid bersama sembilan orang lainnya tiba di Jakarta pada Selasa (4/11/2025) setelah diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi dalam operasi tangkap tangan yang berlangsung sehari sebelumnya.
Rombongan tersebut diterbangkan dari Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru menggunakan maskapai Citylink menuju Bandara Soekarno Hatta. Setibanya di terminal kedatangan, Abdul Wahid terlihat mengenakan masker dan dikawal ketat oleh aparat kepolisian.
Penangkapan Abdul Wahid dibenarkan oleh Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto yang menyebut bahwa kepala daerah Riau itu termasuk di antara pihak yang diamankan dalam operasi tersebut. Selain Wahid, sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi Riau juga turut dibawa untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Gedung Merah Putih.
Dilansir dari Halloriau, berdasarkan data dari situs elhkpn.kpk.go.id, Abdul Wahid terakhir kali menyerahkan laporan harta kekayaan pada 31 Maret 2024 saat masih menjadi anggota DPR RI. Dalam laporan itu, total kekayaan yang dilaporkannya mencapai sekitar Rp4,8 miliar.
Kekayaan tersebut terdiri atas tanah dan bangunan di beberapa wilayah seperti Pekanbaru, Indragiri Hilir, Kampar, dan Jakarta Selatan, dengan total nilai sekitar Rp4,9 miliar. Selain itu, Abdul Wahid juga tercatat memiliki dua mobil jenis SUV, Toyota Fortuner 2016 senilai Rp400 juta dan Mitsubishi Pajero 2017 seharga Rp380 juta.
Ia juga melaporkan aset bergerak lain senilai Rp780 juta serta kas sebesar Rp621 juta. Namun, dalam laporan itu tercantum pula utang sebesar Rp1,5 miliar, sehingga total kekayaan bersihnya tercatat sekitar Rp4,8 miliar. (*)