RIAUIN. COM– Sebuah video yang diunggah oleh akun Instagram @matarakyatsumbar_id dan diduga merekam aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Koto Kombu, Kecamatan Hulu Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, dibantah keras oleh pihak kepolisian.
Video yang memicu sorotan publik dan kritik terhadap komitmen Riau Zero PETI tersebut dipastikan sebagai hoaks.
Video viral itu tersebar di tengah upaya gencar Polda Riau dan Pemerintah Kabupaten Kuansing untuk memberantas praktik ilegal yang merusak lingkungan.
Video ini menampilkan alat berat yang disebut-sebut beroperasi di Desa Koto Kombu, dan sontak menuai reaksi dari warga yang menuntut agar komitmen Zero PETI bukan sekadar wacana, melainkan diwujudkan dengan tindakan nyata.
Menanggapi hal tersebut, Kapolsek Hulu Kuantan AKP Pardomuan Aris Suranta,S.H.,M.H dengan tegas membantah kebenaran video tersebut.
Ia menyatakan bahwa timnya telah melakukan verifikasi langsung ke lokasi yang disebutkan dalam video.
“Sudah kita cross-check, lokasi tersebut tidak ada di Koto Kombu. Memang ada bekas lokasi PETI, tapi tidak ada alat berat yang beraktivitas,” ujar AKP Aris, Senin (8/9/2025).
Untuk memperkuat bantahannya, Kapolsek juga mengirimkan foto dan video kondisi lapangan yang sangat berbeda dengan yang ada dalam unggahan akun Instagram tersebut.
Ia menduga video yang beredar tersebut bisa saja berasal dari lokasi lain yang tidak terkait dengan Desa Koto Kombu.
“Bisa saja video berasal dari lokasi lain. Kami sudah cek, tidak ada lokasi seperti itu di Koto Kombu,” tambahnya.
Dengan adanya bantahan ini, pihak kepolisian meminta masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama yang berkaitan dengan isu sensitif seperti penambangan ilegal.
Senada dengan Kapolsek Aris, salah seorang warga Desa Koto- Kombu, Agus merasa heran dengan cuplikan vidio yang disebar di media sosial oleh akun instagram dimaksud.
"Kami tidak melihat alat berat yang bekerja seperti lokasi yang terdapat di vidio itu. Kami pastikan itu bukan di Desa Koto-Kombu, " ujar Agus
Menurut Agus, saat ini di wilayah Koto- Kombu, tak ada satu pun aktivitas penambangan ilegal seperti yang diumbar di media sosial tersebut. (hen)