Kanal

Kaca Mobil Dipecah, Uang Rp70 Juta Untuk Gaji Karyawan Raib

PEKANBARU, Riauin.com - Aksi pencurian dengan modus pecah kaca kembali terjadi di Pekanbaru. Kali ini pelaku beraksi di kedai kopi Bengkalis di jalan Soekarno Hatta, Pekanbaru, Jum’at (27/10/2017).
 
Pada kejadian itu pelaku berhasil menggondol uang tunai Rp70 juta milik Mawardi (42) yang disimpan dalam tas ransel. Tak hanya uang, pelaku juga membawa kabur sebuah laptop yang ada di dalam tas ransel tersebut.

Informasi yang dihimpun cakaplah, kejadian berawal saat Mawardi berangkat dari rumahnya dengan menggunakan mobil menuju ke salah satu bank yang ada di wilayah Panam, Kecamatan Tampan.

Uang Rp70 juta tersebut, oleh korban rencananya akan digunakan untuk pembayaran gaji karyawannya.
 
Sekitar pukul 10.45 WIB, Mawardi selesai berurusan di bank. Uang Rp70 juta dan slip pengambilan uang, buku tabungan serta dompet milik korban kemudian dimasukkan ke dalam tas ransel warna biru yang didalamnya juga berisi satu unit laptop.

Di dalam mobil korban kemudian meletakan tas ransel berisi uang dan laptop di jok sebelah kiri samping sopir.
 
Kemudian, dalam perjalanan dari bank, korban tidak langsung menuju ke kantornya. Ia singgah di kedai kopi Bengkalis jalan Soekarno Hatta untuk sarapan.

Mawardi pun memakirkan mobilnya dekat dengan jalan Soekarno Hatta. Ia turun dan meninggalkan tas ranselnya tersebut di dalam mobil.
 
Sekitar Pukul 11.30 WIB, usai sarapan, korban berencana menuju kantornya yang tidak jauh dari lokasi tempat korban sarapan.

Betapa kagetnya korban, saat tiba di mobil dia mendapati kaca depan samping kanan sopir sudah pecah. Dan tas ransel berisi uang Rp70 juta dan laptop telah raib.

Mawardi sempat bertanya kepada warga sekitar, namun usaha korban tak membuahkan hasil. Ia pun kemudian melaporkan kasus tersebut ke Polsek Bukit Raya guna proses selanjutnya.

Kapolsek Bukit Raya Kompol Pribadi SH saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan tersebut. Menindaklanjuti laporan korban, polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi untuk mencari petunjuk pelaku pencurian tersebut.

"Sekarang masih didalami, kerugian korban sekitar Rp80 juta, dengan rincian uang tunai Rp70 juta dan sebuah laptop yang ada di dalam tas tersebut," cakap Kompol Pribadi. (nol)

Ikuti Terus Riauin

Berita Terkait

Berita Terpopuler