RIAUIN.COM - Sejumlah warga di Kota Pekanbaru mengeluhkan penumpukan sampah di beberapa wilayah. Hal ini menganggu aktivitas warga karena menimbulkan bau menyengat.
Andi, warga Kecamatan Tampan meminta Pemko Pekanbaru dan anggota DPRD agar menyelesaikan persoalan penumpukan sampah ini. Selain merusak keindahan kota, sampah ini juga berdampak buruk terhadap kesehatan masyarakat.
"Lihat saja, sampah menumpuk di bahu jalan. Dari kemaren dibiarkan, tak ada petugas yang mengangkut sampah-sampah ini," ujar Andi, Rabu (8/1/2025).
Menanggapi kelurahan warga, anggota Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru Zulfan Hafiz berjanji dalam waktu dekat pihaknya akan memanggil manajemen PT Ela Pratama Prakasa (EPP) selaku perusahaan pengangkut sampah di Kota Pekanbaru.
“Hari Senin depan, kami Komisi IV akan memanggil PT EPP. Kalau harus dievaluasi, akan kita evaluasi. Kita akan tanya kenapa sampah bisa menumpuk begini,” ungkap Zulfan.
Seperti diberitakan, PT EPP mulai mengangkut sampah per tanggal 1 Januari 2025. Namun, baru satu minggu bekerja sudah banyak problem yang muncul terkait persoalan sampah ini.
“Persoalan sampah ini jangan main-main, ini menyangkut lingkungan dan kesehatan masyarakat. Tentu ini ada sanksi pidana jika terbukti mereka lalai," jelasnya.
Zulfan mengaku akan mengecek kontrak kerja PT EPP dengan apa yang ada di lapangan, seperti unit kendaraan dan armadanya.“Kita akan cek, agar jangan hanya sekadar mengklaim saja. Kita akan cek kontrak kerjanya, sudah kita minta juga ke DLHK,” pungkasnya.(dod).