RIAUIN.COM - Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Pekanbaru untuk tahun 2024 tercatat hanya mencapai 77,87 persen. Angka ini menunjukkan penurunan signifikan dibandingkan dengan tahun 2023 yang mencapai 94 persen.
Penjabat (Pj) Walikota Pekanbaru, Roni Rakhmat, mengungkapkan hal tersebut dalam konferensi pers akhir tahun di Menara Dang Merdu BRK Syariah, Selasa (31/12/2024). Dalam keterangannya, Roni menjelaskan bahwa angka realisasi APBD tahun 2024 lebih rendah jika dibandingkan dengan tahun 2022 yang tercatat sebesar 99 persen, dan 2023 yang mencapai 94 persen tanpa adanya tunda bayar.
Menurut Roni, faktor utama penurunan ini adalah belum masuknya dana transfer dari pemerintah pusat dan provinsi, yang berpengaruh terhadap kelancaran pencairan anggaran.
“Realisasi keuangan 77,87 persen ini disebabkan oleh dana salur yang belum diterima hingga hari ini,” jelasnya.
Lebih lanjut, Roni menambahkan bahwa sejumlah kegiatan dengan nilai besar terpaksa mengalami tunda bayar. Ia menegaskan bahwa saat ini, fokus anggaran difokuskan pada kegiatan sosial, seperti pembayaran honor RT/RW, Posyandu, serta gaji Tenaga Harian Lepas (THL) dan pegawai. (*)