Kanal

Total 19 Tungku Penyulingan Minyak Illegal di Musi Banyuasin Dibongkar Mandiri

RIAUIN.COM - Polda Sumatera Selatan (Sumsel) menertibkan kegiatan illegal refinery atau penyulingan minyak ilegal di Desa Keban 1 Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Musi Banyuasin. Penertiban ini digelar sejak 13 hingga 20 Maret 2024 kemarin.

Kapolres Musi Banyuasin AKBP Imam Safi’i Sik menyebutkan, 19 kilang illegal refinery diwilayahnya berhasil ditutup secara swadaya oleh pemiliknya.

Dia mengaku pihaknya tidak pernah berhenti mengajak masyarakatnya agar memiliki kesadaran dan meninggalkan kegiatan ilegal yang dilakukan diwilayahnya.

“Polres Musi Banyuasin dan jajaran tetap komitmen pada upaya menertibkan kegiatan ilegal (penyulingan minyak) seperti ini, tidak hanya berbahaya namun juga potensi merusak lingkungan. Ini sesuai instruksi bapak Kapolda Sumsel Irjen Rachmad Wibowo untuk terus dilakukan upaya persuasif kepada pemilik sehingga punya kesadaran dan membongkar sendiri tempat kegiatan ilegalnya,” ujar AKBP Imam Safi’i.

Dikatakan, hingga Rabu sore kemaren, tim Polsek Sanga Desa berhasil menyadarkan 17 warga sebagai pemilik di 19 tempat penyulingan minyak ilegal dan sudah dilakukan pembongkaran secara mandiri.

"Saya minta ini juga dilakukan oleh Polsek lain yang ada kegiatan serupa,” lanjutnya.

Imam Safi’i berharap hal ini bisa menjadi contoh dan diikuti masyarakat lainnya yang masih melakukan kegiatan serupa. Pihaknya menegaskan akan terus melakukan upaya tersebut hingga targetnya tidak ada lagi kegiatan ilegal diwilayahnya. 

“Upaya persuasif seperti ini akan terus kami lakukan bersama jajaran, termasuk upaya refresif atau penegakan hukum bagi yang masih juga tidak mengindahkan himbauan dari Kepolisian. Kami menghimbau kepada pemilik dan pekerja penyuling minyak mentah agar tidak melakukan aktivitas memasak minyak, menutup dan membongkar tempat memasak minyak secara mandiri dan tidak lagi melakukan aktivitas illegal refinery dan beralih pada usaha lainnya yang legal,” tegasnya.

Ikuti Terus Riauin

Berita Terkait

Berita Terpopuler