RIAUIN.COM - Yeti Gulo (36) seorang karyawati PT Torus Ganda ditemukan tak bernyawa lagi dengan kondisi gantung diri di rumahnya di perkebunan PT Torus Ganda Afdeling III Desa Tambusai Timur, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).
Kapolres Rohul AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito melalui Paur Humas Aipda Mardiono mengatakan, kronologis kejadian pada Rabu( 8/9/2021) sekira pukul 08.30 WIB.
Saat itu kakak korban Sadina Gulo pulang dari tempat kerja bersama saudaranya Estrlianus Gulo, sekalian menjemput cangkul.
Sesampai di rumah, Sadina (saksi) melihat pintu rumah dalam keadaan terkunci dari dalam, lalu saksi memanggil korban berkali-kali, namun tidak ada jawaban.
Setelah pintu dibuka secara paksa, saksi kaget melihat korban tergantung di konsen pintu rumah mengarah ke dapur dengan posisi tergantung di pinggir pintu.
Melihat kejadian itu, saksi Estelianus langsung melaporkan peristiwa itu kepada sekuriti perusahaan. Lalu, sekuriti melaporkan ke Bhabinkamtibmas Desa Tambusai Timur.
"Setelah mendapat laporan sekira pukul 10.00 WIB, Kapolsek Tambusai bersama anggotanya langsung berangkat menuju TKP," ujar Madiono, Kamis (9/9/2021).
Hasil olah TKP, lanjutnya, ditemukan korban tergantung di pintu dapur dengan menggunakan tali warna kuning memakai baju warna biru kotak kotak hitam putih dan celana potong warna biru dengan mata tertutup dengan kain putih dan bagian pinggang dan perut diikat dengan 2 selimut.
"Kemudian, dilakukan visum di Puskesmas Tambusai II dan tidak ditemukannya tanda-tanda kekerasan atau pun hal lain yang mencurigakan," jelasnya.
Kepada polisi, Sadina Gulo mengaku korban sebelumnya juga pernah mencoba bunuh diri, tapi dapat diselamatkan.
Korban sering mengatakan kepada pihak keluarga bahwa dia ingin bunuh diri karena sakit yang dideritanya tak kunjung sembuh.
"Korban mengaku dadanya sering panas, dan perut juga sakit. Sudah 6 bulan penyakit ini diderita, namun tak kunjung sembuh, meski sudah berobat ke Puskesmas," kata Sadina.--yusri.