Kasi pencegahan pemberantasan penyakit dan kesehatan Dinas kesehatan provinsi Riau, Yamin senin (11/7)sore mengatakan, penularan penyakit demam malaria disebabkan oleh gigitan nyamuk anoveles atau nyamuk pembawa virus malaria yang disebut plasmodium vivax.
"Sesuai dengan hasil pemeriksaan kesehatan dari tim medis puskesmas Rambah bersama dinas kesehatan rokan hulu termasuk tim medis kesehatan provinsi, dengan pemeriksaan darah warga hasilnya positif bahwa warga sungai bungo terserang denam malaria yang disebabkan gigitan nyamuk anoveles alias nyamuk malaria " terangnya.
Menurutnya Nyamuk anoveles pembawa virus malaria berasal dari hutan dan penampungan air dan habitatnya ditempat -tempat lembab atau basah dan kondisi lingkungan sungai bungo masih dikelilingi hutan menjadi salah satu dampak timbulnya demam malalria.
"Terkait Demam Malaria yang menyerang warga sungai bungo sudah kita tetapkan sebagai kejadian luar biasa (KLB), pasalnya korban tidak satu orang melainkan puluhan orang dalam waktu bersamaan, bahkan korban sempat dirawat di rumah sakit umum daerah (RSUD) Rokan hulu. " Ucap Yamin.
Yamin menambahkan kejadian ini sebelumnya sudah di lakukan pengendalian yang dilaksanakan petugas kesehatan dan tim medis puskesmas rambah dan Dinkes rohul dan hari ini untuk menindak lanjuti kondisi warga pasca digigit nyamuk anoveles dan berdasarkan hasil pemeriksaan darah warga mulai orang tua dan anak-anak positif terserang malaria.
Sementara itu Kepala desa sialang jaya, Yuherman Daulay (10/7) Mengatakan dengan telah ditetapkannya kejadian luar biasa (KLB) demam malaria didusun sungai bungo kita akan melakukan gotong royong bersama untuk membersihkan lingkungan dan termasuk tempat-tempat penampungan air yang menimbulkan jentik nyamuk.
"Saya sebagai kepala desa sialang jaya sangat berterima kasih kepada seluruh pihak yang peduli terhadap warga sungai bungo, baik itu polres yang telah melakukan pengobatan gratis maupun dinas kesehatan rokan hulu" harapnya.
Selain pengobatan dinas kesehatan juga memberikan bantuan kelambu anti malaria, yang sangat dibutihkan warga, "dengan kelambu anti malaria dapat memutus rantai nyamuk anoveles pembawa demam malaria." Ucap Yuherman. (yus)