RIAUIN.COM - Jumlah korban yang dinyatakan hilang dalam runtuhnya gedung 12 lantai di Kota Miami, Amerika Serikat telah meningkat menjadi 159 orang, kata para pejabat setempat. Empat korban diketahui tewas.
Dikutip dari BBC, Sabtu (26/6/2021) Wali Kota Miami-Dade, Daniella Levine Cava mengatakan bahwa mereka "masih memiliki harapan" untuk menemukan korban yang selamat.
Tim pencari yang bekerja kerja juga melaporkan mendengar suara orang-orang di bawah puing-puing.
Penyebab runtuhnya gedung berusia 40 tahun itu masih belum diketahui secara jelas.
Setidaknya 102 orang kini telah dilaporkan, tetapi tidak diketahui pasti berapa banyak orang yang berada di dalam gedung ketika runtuh.
Sementara itu, puluhan orang telah dievakuasi dari reruntuhan bangunan.
Menurut informasi, sebagian besar warga pasti sudah tertidur ketika keruntuhan terjadi sekitar pukul 01:00 malam waktu setempat.
"Ini memilukan karena menurut saya kita tidak akan menemukan orang hidup," kata Burkett.
Semalaman, tim pencari mendeteksi suara benturan dan suara lainnya, tetapi tidak mendapati suara yang datang dari puing-puing.
Keluarga korban yang hilang pun masih berkumpul di lokasi kejadiam dan di sekitarnya, menunggu informasi dan mencemaskan kemungkinan terburuk. -dn