RIAUIN.COM - Limbah perusahan pabrik kelapa sawit (PKS) milik PT Asia Sawit Makmur Jaya (ASMJ) yang beroperasi di Desa Jake, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi diduga telah mencemari Sungai Bawang di Desa Jake, Ahad (13/12/2020).
Akibat limbah tersebut, sungai yang awalnya air bersih berubah berwarna hitam. “PT ASMJ kembali buang limbah ke Sungai Bawang, Jake,” tulis salah seorang warga Jake, Andi Nurbai dalam akun facebook tadi siang.
Andi Nurbai juga menyertai foto-foto kondisi sungai yang tercemar tersebut. Dalam foto yang diunggahnya terlihat warna sungai itu berwarna hitam.
Menurut Andi Nurbai, pencemaran sungai ini bukan kali pertama terjadi. Pada bulan Oktober lalu, PT ASMJ juga diduga telah membuang limbah ke sungai. Namun, kata Andi Nurbai, sampai sekarang persoalan tersebut belum tuntas.
Humas PT ASMJ, Hendra ketika dikonfirmasi Riauin.com melalui telepon, Ahad (14/12/2020) mengaku belum mengetahui kebenaran informasi tersebut. Karena menurut dia, pihak perusahaan tengah melakukan pengecekan.
“Apakah itu benar atau bukan kita belum tahu, saya sudah suruh cek sungai mana yang tercemar tersebut,” kata Hendra.
Dikatakam Hendra, PT ASMJ merupakan salah satu perusahaan yang menerapkan land aplcation dalam pengelolaan limbah. Dimana, semua limbah, terutama limbah cair diolah lalu dialirkan ke kebun untuk dijadikan pupuk.
"Limbah pabrik itu kami jadikan pupuk, jadi rasanya gak mungkin kami buang ke sungai,” elak Hendra
Sementara itu, Kadis DLH Kuansing, Rustam ketika dikonformasi mengaku belum mendapatkan laporan adanya limbah PT ASMJ yang mencemari Sungai Bawang."Belum ada dapat laporan, coba nanti kami cek,” ujar Rustam.--hen.