RIAUIN.COM - Pengerjaan rencana induk pengendalian banjir di Kota Pekanbaru dengan biaya Rp1,6 miliar segera dikerjakan PT. Artha Demo Engineering Consultant, perusahaan asal Bandung, Jawa Barat.
"Perusahaan itu menang dengan harga penawaran sebesar Rp1.540.000.000, sementara nilai negosiasi setelah menang dengan nilai penawaran itu, yakni sebesar Rp1.538.900.000 dan sekarang mereka sedang mematangkan persiapan laporan pendahuluan," Kata Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru Indra Pomi Nasution, di Pekanbaru, Sabtu (15/8).
Menurut dia, masterplan tersebut diyakini bisa berdampak baik untuk penanganan banjir di Pekanbaru. Ia juga berharap, setelah masterplan dan pengerjaan fisik selesai, banjir yang terjadi saat hujan turun dapat teratasi.
"Harapan kita dengan adanya Masterplan ini masalah banjir maupun bagaimana penanganannya ke depan sudah bisa diberikan solusinya. Kedepan Pemkot Pekanbaru, juga merencanakan akan membangun sumur resapan di wilayah rawan banjir. Kebijakan ini dilakukan guna mengantisipasi genangan air yang menyebabkan banjir di wilayah rawan banjir. ***