"Terlalu mahal harga yg harus kita bayar jika bangsa tercinta terpecahbelah," kata tokoh Muhammadiyah ini dalam siaran pers yang diterima wartawan, Kamis (20/4).
Menurutnya, menjaga diri untuk tidak melampaui batas menjadi poin yang perlu diingat ketika menghadapi kemenangan. Dia mengingatkan memelihara persatuan dan menghindari perpecahan perlu dilakukan.
Perbedaan yang terjadi dalam pilihan politik, kata dia, dipandang merupakan hal biasa. Sehingga, dia menilai tidak seharusnya perbedaan tersebut menjadi perusak dalam tali persaudaran sebangsa.
"Bertasbihlah dengan senantiasa memuji Tuhanmu, dan mohon ampunlah kepadaNya. Sesungguhnya Dia penerima taubat," ujar Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah periode 2005-2015.
Din Syamsudin menjelaskan dalam ajaran Islam mengajarkan tentang etika menghadapi kemenangan sehingga penting untuk terus mengingat ajaran-ajaran tersebut.(rol)