"Kita menjaring tadi siang. Pelaku Roni Hutapea berpura-pura memiliki kaki buntung. Dia telah menjalankan aksinya sejak dua tahun silam," ujar Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Barat, Surya, kepada detikcom, Senin (20/3/2017).
Fisik pelaku masih normal. Dia berpura-pura buntung agar mendapat belas kasihan.
"Pelaku sebenarnya masih memiliki kaki. Roni pun menggunakan pakaian lusuh dengan kaki buntung agar penyebrang jalan yang melintas iba ketika melihat," ucap Surya.
Rata-rata Roni mendapat penghasilan sebanyak RP 50 ribu. Uang tersebut digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.
"Dia gunakan untuk keperluan makan sehari-hari," kata Surya.
Sudinsos Jakbar menyerahkan Roni ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya (PSBI BD) Kedoya, Jakarta Barat. "Disana dia akan mendapat pelatihan agar tidak kembali mengemis," tutup Surya. (dtc)