Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, Sukisno mengatakan, hotspot yang terpantau pukul 06.00 WIB tadi ada 18 hotspot di Pulau Sumatera dan terbanyak di Provinsi Riau ada 15 hotspot.
"Hotspot muncul juga dua titik di Provinsi Sumatera Selatan dan satu titik di Bengkulu," kata Sukisno kepada wartawan.
Dikatakan Sukisno, hotspot muncul di Kabupaten Bengkalis, Kota Dumai, dan Indragiri Hilir masing-masing 3 hotspot. Juga di Kabupaten Pelalawan, Kepulauan Meranti, dan Siak masing-masing 2 hotspot.
"Sedangkan potensi terjadinya titik api di Kecamatan Bengkalis (Kabupaten Bengkalis) 1 titik, Kecamatan Gaung Anak Serka (Kabupaten Indragiri Hilir) 2 titik, dan di Kecamatan Dumai Barat (Kota Dumai) 2 titik," ungkapnya.
Cuaca hari ini, sambung Sukisno dari pagi hingga malam cerah berawan. Ia juga mengajak seluruh masyarakat tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Bagaimana pun juga, satelit milik Pemerintah Indonesia bisa memantau hotspot yang ada di Riau.
"Mari kita sama-sama membuat Riau tanpa asap di tahun 2020," jelasnya. (int/nol)