PILIHAN
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
06 September 2026
Warga Riau Jadi Korban Penipuan Undian Berhadiah, Pelaku Diciduk di Sulsel
PEKANBARU, Riauin.com - Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau menciduk seorang pelaku penipuan, atas nama Adiansyah (21) di rumahnya, Sulawesi Selatan, Sabtu (26/5/2018). Sejauh ini satu orang warga Pekanbaru, Riau, jadi korban penipuan berkedok SMS undian berhadiah tersebut.
"Modus pelaku broadcast SMS undian berhadiah ini ke semua nomor pelanggan," ungkap Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, Kombes Pol Gidion Arif Setiawan kepada wartawan, Selasa (29/5/2018).
Pelaku yang hanya mengenyam bangku sampai tingkat Sekolah Dasar (SD) ini, perbulan bisa meraup keuntungan dari kejahatannya ini sebesar Rp15 juta.
"Ilmu yang ia didapatkan dari kejahatannya ini sendiri (otodidak) dari dunia maya," sambung Gidion.
Untuk mendukung aksi kejahatannya ini, pelaku juga membuat webside http://m.kios-jkt.blogspot.co.id. Ini nantinya di broadcast berisikan SMS undian berhadiah kepada korban yang juga dibantu melalui modem.
"Modem ini tugasnya broadcast sms undian berhadiah ke semua pelanggan. Sekali menyebarkan bisa mencapai 1900 SMS," tambah Gidion.
Selain itu, pelaku juga mencantumkan beberapa nama-nama pejabat publik dan terkenal untuk meyakinkan korban-korbannya yang masuk di dalam perangkapnya.
"Tapi, setelah ditelusuri nama pejabat ini tidak valid, izin dari pihak terkait juga dipalsukannya untuk meyakinkan tertarik dengan websitenya," beber Gidion.
Dari website ini, pelanggan (korban) yang tertarik dengan adanya tertera undian berhadiah ini korban diarahkan pelaku. Lalu para korban akan dihubungi nomor handphone tertentu.
"Korban yang tertarik dengan website ini, karena sifatnya massif. Disana korban diarahkan untuk menghubungi nomor yang mengaku dari pegawai yang korban harus membayar pulsa dan uang Rp3 juta untuk pajak," pungkas Gidion.
Sejauh ini, penipuan berkedok undian berhadiah ini telah memakan satu korban di Pekanbaru. Saat ini Polda Riau tengah mengembangkan kasus ini untuk mencari korban lainnya.(int/nol)
"Modus pelaku broadcast SMS undian berhadiah ini ke semua nomor pelanggan," ungkap Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, Kombes Pol Gidion Arif Setiawan kepada wartawan, Selasa (29/5/2018).
Pelaku yang hanya mengenyam bangku sampai tingkat Sekolah Dasar (SD) ini, perbulan bisa meraup keuntungan dari kejahatannya ini sebesar Rp15 juta.
"Ilmu yang ia didapatkan dari kejahatannya ini sendiri (otodidak) dari dunia maya," sambung Gidion.
Untuk mendukung aksi kejahatannya ini, pelaku juga membuat webside http://m.kios-jkt.blogspot.co.id. Ini nantinya di broadcast berisikan SMS undian berhadiah kepada korban yang juga dibantu melalui modem.
"Modem ini tugasnya broadcast sms undian berhadiah ke semua pelanggan. Sekali menyebarkan bisa mencapai 1900 SMS," tambah Gidion.
Selain itu, pelaku juga mencantumkan beberapa nama-nama pejabat publik dan terkenal untuk meyakinkan korban-korbannya yang masuk di dalam perangkapnya.
"Tapi, setelah ditelusuri nama pejabat ini tidak valid, izin dari pihak terkait juga dipalsukannya untuk meyakinkan tertarik dengan websitenya," beber Gidion.
Dari website ini, pelanggan (korban) yang tertarik dengan adanya tertera undian berhadiah ini korban diarahkan pelaku. Lalu para korban akan dihubungi nomor handphone tertentu.
"Korban yang tertarik dengan website ini, karena sifatnya massif. Disana korban diarahkan untuk menghubungi nomor yang mengaku dari pegawai yang korban harus membayar pulsa dan uang Rp3 juta untuk pajak," pungkas Gidion.
Sejauh ini, penipuan berkedok undian berhadiah ini telah memakan satu korban di Pekanbaru. Saat ini Polda Riau tengah mengembangkan kasus ini untuk mencari korban lainnya.(int/nol)
Berita Lainnya
Polresta Pekanbaru Tangkap Juru Parkir yang Aniaya Istri Siri di RTH Tunjuk Ajar
Mesin PETI Depan Rumah Warga Dibakar Polisi Kuansing, Operator Lolos Lewat Sungai
Usut 45 Kasus Karhutla, Ditreskrimsus Polda Riau Serahkan 17 Perkara ke JPU
Polres Rohil Cokok Otak Pembakaran Perahu dan Jaring Ikan di Tanjung Balai
Polisi Tangkap Empat Pembakar Lahan dan Kawasan Hutan di Siak
Usut Izin Hutan Kuansing, KPK Dalami Aliran Uang Koperasi ke Kemenhut
Polresta Pekanbaru Tangkap Juru Parkir yang Aniaya Istri Siri di RTH Tunjuk Ajar
Mesin PETI Depan Rumah Warga Dibakar Polisi Kuansing, Operator Lolos Lewat Sungai
Usut 45 Kasus Karhutla, Ditreskrimsus Polda Riau Serahkan 17 Perkara ke JPU
Polres Rohil Cokok Otak Pembakaran Perahu dan Jaring Ikan di Tanjung Balai
Polisi Tangkap Empat Pembakar Lahan dan Kawasan Hutan di Siak
Usut Izin Hutan Kuansing, KPK Dalami Aliran Uang Koperasi ke Kemenhut