PILIHAN
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
06 September 2026
Anggota DPR Kena OTT KPK, Bamsoet: Semoga Ini yang Terakhir
Jakarta, Riauin.com - Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) prihatin atas kabar operasi tangkap tangan (OTT) KPK kepada anggota Komisi Keuangan. Bamsoet berharap, OTT KPK kepada anggota DPR menjadi yang terakhir kalinya.
"Saya berharap peristiwa tangkap tangan ini adalah yang terakhir, mengingat kita sedang berbenah diri dan menjaga agar partai-partai yang kini berada di Senayan tetap terjaga elektoralnya menjelang Pemilu 2019. Dan bisa tetap bertahan pada periode 2018-2024 mesti ambang batas bagi partai politik kini meningkat empat persen," ujar Bamsoet kepada wartawan, Sabtu (5/5/2018).
Penangkapan terhadap anggota DPR itu terkait dugaan pemberian duit untuk pembahasan APBN Perubahan (APBN-P) 2018. Terkait status keanggotaan yang bersangkutan, Bamsoet menyerahkan kepada fraksi si anggota DPR itu.
"Mengenai status keanggotaan yang bersangkutan, bolanya ada di Fraksi tempat ia bergabung. Kita serahkan kepada Fraksinya untuk melakukan tindakan," kata Bamsoet.
Sebelumnya, ada anggota DPR bersama 8 orang lainnya terjaring OTT oleh KPK pada Jumat (4/5) malam di Jakarta. Uang ratusan juta rupiah disita dalam OTT tersebut.
Hingga Sabtu (5/5) pagi ini, kesembilan orang tersebut masih diperiksa secara intensif di gedung KPK, Jl Kuningan Persada, Jaksel. (int/nol)
"Saya berharap peristiwa tangkap tangan ini adalah yang terakhir, mengingat kita sedang berbenah diri dan menjaga agar partai-partai yang kini berada di Senayan tetap terjaga elektoralnya menjelang Pemilu 2019. Dan bisa tetap bertahan pada periode 2018-2024 mesti ambang batas bagi partai politik kini meningkat empat persen," ujar Bamsoet kepada wartawan, Sabtu (5/5/2018).
Penangkapan terhadap anggota DPR itu terkait dugaan pemberian duit untuk pembahasan APBN Perubahan (APBN-P) 2018. Terkait status keanggotaan yang bersangkutan, Bamsoet menyerahkan kepada fraksi si anggota DPR itu.
"Mengenai status keanggotaan yang bersangkutan, bolanya ada di Fraksi tempat ia bergabung. Kita serahkan kepada Fraksinya untuk melakukan tindakan," kata Bamsoet.
Sebelumnya, ada anggota DPR bersama 8 orang lainnya terjaring OTT oleh KPK pada Jumat (4/5) malam di Jakarta. Uang ratusan juta rupiah disita dalam OTT tersebut.
Hingga Sabtu (5/5) pagi ini, kesembilan orang tersebut masih diperiksa secara intensif di gedung KPK, Jl Kuningan Persada, Jaksel. (int/nol)
Berita Lainnya
Polresta Pekanbaru Tangkap Juru Parkir yang Aniaya Istri Siri di RTH Tunjuk Ajar
Mesin PETI Depan Rumah Warga Dibakar Polisi Kuansing, Operator Lolos Lewat Sungai
Usut 45 Kasus Karhutla, Ditreskrimsus Polda Riau Serahkan 17 Perkara ke JPU
Polres Rohil Cokok Otak Pembakaran Perahu dan Jaring Ikan di Tanjung Balai
Polisi Tangkap Empat Pembakar Lahan dan Kawasan Hutan di Siak
Usut Izin Hutan Kuansing, KPK Dalami Aliran Uang Koperasi ke Kemenhut
Polresta Pekanbaru Tangkap Juru Parkir yang Aniaya Istri Siri di RTH Tunjuk Ajar
Mesin PETI Depan Rumah Warga Dibakar Polisi Kuansing, Operator Lolos Lewat Sungai
Usut 45 Kasus Karhutla, Ditreskrimsus Polda Riau Serahkan 17 Perkara ke JPU
Polres Rohil Cokok Otak Pembakaran Perahu dan Jaring Ikan di Tanjung Balai
Polisi Tangkap Empat Pembakar Lahan dan Kawasan Hutan di Siak
Usut Izin Hutan Kuansing, KPK Dalami Aliran Uang Koperasi ke Kemenhut