PILIHAN
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
06 September 2026
Noviwaldy : Pelapor Bank Riau Kepri juga Bisa Dilaporkan Balik
Pekanbaru, Riauin.com - Beberapa hari lalu, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Bank Riau Kepri diduga dilaporkan ke KPK, oleh orang tidak dikenal.
Informasi terkait dugaan pelaporan Bank Riau Kepri ke KPK tersebut telah beredar di media massa. Namun identitas pelapornya tidak diketahui.
Menanggapi pelaporan itu, Wakil Ketua DPRD Riau Noviwaldy Jusman menilai hal yang wajar.
Sebab setiap orang sah-sah saja melaporkan perusahaan pemerintah ke KPK. Namun belum tentu yang dilaporkan itu bersalah.
“Siapapun boleh melaporkan Bank Riau Kepri ke KPK, namun belum tentu yang dilaporkan itu bersalah. Bahkan sebaliknya, sipelapor itu juga bisa dilaporkan balik. Hal itu tergantung niat seseorang untuk lapor melaporkan,†kata Noviwaldy di gedung DPRD Riau, Senin (16/04/2018).
Menurut Noviwaldy, Bank Riau Kepri tidak bersalah. Karena kinerjanya diawasi secara ketat oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan lembaga terkait.
Kemudian, Bank Riau merupakan BUMD penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbesar diantara BUMD milik Pemerintah Provinsi Riau.
Bank Riau sekarang sudah menjadi perusahaan daerah kebanggaan Provinsi Riau. Karena prestasi dan perkembanganya sangat bagus.
Hal ini bisa dilihat dari berbagai prestasi yang diukirnya ditingkat daerah, nasional bahkan internasional.
Kinerja Bank Riau termasuk 10 besar terbaik Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Indonesia. Dan banyak lagi prestasi yang telah diukir ditingkat perbankan.
Selanjutnya, setiap kegiatan keuangan pemerintah dan swasta termasuk perorangan di Provinsi Riau dan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) sudah menggunakan jasa Bank Riau Kepri.
“Untuk itu, saya menghimbau kepada masyarakat untuk tidak salah paham dengan kinerja Bank Riau Kepri. Karena kinerja Bank Riau Kepri sangat banyak yang mengawasi, sehingga dugaan korupsi itu tidak ada,†ucap Politisi Partai Demokrat itu.
Ketika ditanya ada Komisi terkait yaitu Komisi III DPRD Riau yang berniat akan menginventarisir Bank Riau Kepri, Noviwaldy menjawab tidak ada.
Sebab sampai sekarang tidak ada laporan bahwa Komisi III akan melakukan inventarisir terkait kinerja maupun aset Bank Riau Kepri.
Karena Bank Riau Kepri sudah melaporkan aset dan kinerjanya setiap tahun secara jelas dan akurat.
“Jadi saya tidak membaca atau mendapat laporan terkait Komisi III ada rencana akan menginventarisir Bank Riau Kepri. Termasuk saya juga tidak ada mendengar Komisi III membahas tentang Bank Riau Kepri di komisi,†ujar Noviwaldy. (Nr, vie)
Sumber :nada riau
Informasi terkait dugaan pelaporan Bank Riau Kepri ke KPK tersebut telah beredar di media massa. Namun identitas pelapornya tidak diketahui.
Menanggapi pelaporan itu, Wakil Ketua DPRD Riau Noviwaldy Jusman menilai hal yang wajar.
Sebab setiap orang sah-sah saja melaporkan perusahaan pemerintah ke KPK. Namun belum tentu yang dilaporkan itu bersalah.
“Siapapun boleh melaporkan Bank Riau Kepri ke KPK, namun belum tentu yang dilaporkan itu bersalah. Bahkan sebaliknya, sipelapor itu juga bisa dilaporkan balik. Hal itu tergantung niat seseorang untuk lapor melaporkan,†kata Noviwaldy di gedung DPRD Riau, Senin (16/04/2018).
Menurut Noviwaldy, Bank Riau Kepri tidak bersalah. Karena kinerjanya diawasi secara ketat oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan lembaga terkait.
Kemudian, Bank Riau merupakan BUMD penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbesar diantara BUMD milik Pemerintah Provinsi Riau.
Bank Riau sekarang sudah menjadi perusahaan daerah kebanggaan Provinsi Riau. Karena prestasi dan perkembanganya sangat bagus.
Hal ini bisa dilihat dari berbagai prestasi yang diukirnya ditingkat daerah, nasional bahkan internasional.
Kinerja Bank Riau termasuk 10 besar terbaik Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Indonesia. Dan banyak lagi prestasi yang telah diukir ditingkat perbankan.
Selanjutnya, setiap kegiatan keuangan pemerintah dan swasta termasuk perorangan di Provinsi Riau dan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) sudah menggunakan jasa Bank Riau Kepri.
“Untuk itu, saya menghimbau kepada masyarakat untuk tidak salah paham dengan kinerja Bank Riau Kepri. Karena kinerja Bank Riau Kepri sangat banyak yang mengawasi, sehingga dugaan korupsi itu tidak ada,†ucap Politisi Partai Demokrat itu.
Ketika ditanya ada Komisi terkait yaitu Komisi III DPRD Riau yang berniat akan menginventarisir Bank Riau Kepri, Noviwaldy menjawab tidak ada.
Sebab sampai sekarang tidak ada laporan bahwa Komisi III akan melakukan inventarisir terkait kinerja maupun aset Bank Riau Kepri.
Karena Bank Riau Kepri sudah melaporkan aset dan kinerjanya setiap tahun secara jelas dan akurat.
“Jadi saya tidak membaca atau mendapat laporan terkait Komisi III ada rencana akan menginventarisir Bank Riau Kepri. Termasuk saya juga tidak ada mendengar Komisi III membahas tentang Bank Riau Kepri di komisi,†ujar Noviwaldy. (Nr, vie)
Sumber :nada riau
Berita Lainnya
Polresta Pekanbaru Tangkap Juru Parkir yang Aniaya Istri Siri di RTH Tunjuk Ajar
Mesin PETI Depan Rumah Warga Dibakar Polisi Kuansing, Operator Lolos Lewat Sungai
Usut 45 Kasus Karhutla, Ditreskrimsus Polda Riau Serahkan 17 Perkara ke JPU
Polres Rohil Cokok Otak Pembakaran Perahu dan Jaring Ikan di Tanjung Balai
Polisi Tangkap Empat Pembakar Lahan dan Kawasan Hutan di Siak
Usut Izin Hutan Kuansing, KPK Dalami Aliran Uang Koperasi ke Kemenhut
Polresta Pekanbaru Tangkap Juru Parkir yang Aniaya Istri Siri di RTH Tunjuk Ajar
Mesin PETI Depan Rumah Warga Dibakar Polisi Kuansing, Operator Lolos Lewat Sungai
Usut 45 Kasus Karhutla, Ditreskrimsus Polda Riau Serahkan 17 Perkara ke JPU
Polres Rohil Cokok Otak Pembakaran Perahu dan Jaring Ikan di Tanjung Balai
Polisi Tangkap Empat Pembakar Lahan dan Kawasan Hutan di Siak
Usut Izin Hutan Kuansing, KPK Dalami Aliran Uang Koperasi ke Kemenhut