Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
Basarnas Pekanbaru Perkuat Kapasitas Tim SAR Lewat Latihan Gabungan Heli Rescue
RIAUIN.COM – Dalam upaya meningkatkan kesiapan personel menghadapi kondisi darurat, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A (Basarnas) Pekanbaru menggelar latihan bersama Heli Rescue di Padang pada 25 Agustus lalu. Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah kantor SAR dari berbagai wilayah di Sumatera dan melibatkan dukungan lintas instansi, termasuk TNI dan Polairud.
Kepala Basarnas Pekanbaru, Budi Cahyadi, menyampaikan bahwa latihan tersebut melibatkan kantor SAR dari Pekanbaru, Padang, Medan, Aceh, Bengkulu, Jambi, Nias, hingga Mentawai. Fokus latihan adalah penyelamatan korban di perairan, baik dari kapal maupun langsung dari laut.
"Kami tidak hanya bekerja sama dengan Polairud, tetapi juga menggandeng TNI Angkatan Laut, Angkatan Darat, dan terutama TNI AU yang berperan penting karena penggunaan helikopter dalam latihan ini," ujar Budi.
Selain unsur pemerintah, sejumlah pihak swasta turut berpartisipasi dalam kegiatan ini, seperti Semen Padang, Pertamina, dan Wilmar. Menurut Budi, keterlibatan mereka menunjukkan pentingnya kerja sama multipihak dalam operasi kemanusiaan.
Basarnas Pekanbaru juga tengah menyiapkan pelatihan lanjutan berupa penyelamatan bawah air (underwater rescue) yang dijadwalkan pada pertengahan September. Lokasi yang dipilih adalah Danau Buatan Pekanbaru dan beberapa tempat lainnya dengan kondisi air yang minim visibilitas.
"Proses perizinan masih berlangsung, namun titik latihan telah kami siapkan. Ke depan, latihan ini juga akan melibatkan potensi SAR lain melalui kerja sama yang telah dibangun sebelumnya," jelasnya.
Tak hanya itu, pada 25 Oktober 2025 mendatang, akan digelar pula Latihan Dasar SAR di Sumatera Barat. Kegiatan tersebut dirancang untuk membekali calon pegawai baru (CPNS) Basarnas dari delapan kantor SAR di wilayah Sumatera.
"Kami memilih Padang karena wilayahnya sangat lengkap—ada laut, tebing, dan gunung—sehingga skenario pelatihan bisa lebih menyeluruh dan realistis," kata Budi.
Ia menegaskan bahwa pelatihan gabungan seperti ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga memperkuat sinergi dan koordinasi antarinstansi.
"Dalam penanganan bencana, sinergi adalah hal utama. Lewat latihan ini, semua pihak bisa saling memahami prosedur kerja dan membangun kesiapsiagaan bersama," tutupnya.
Dengan pelatihan yang terus berkelanjutan, Basarnas Pekanbaru menegaskan komitmennya untuk selalu siaga dalam menjalankan misi kemanusiaan di segala medan—baik darat, laut, maupun udara. (Nab)
Berita Lainnya
Empat Lapas di Pekanbaru Kini Terhubung Layanan Darurat Kebakaran 24 Jam
Kasus ISPA Melonjak 91 Persen, Pemko Pekanbaru Perpanjang Belajar Jarak Jauh
Tiga Mobil Angkutan Sampah Ilegal Ditahan di Trans Depo Air Hitam Pekanbaru
Penerbangan Pagi SSK II Pekanbaru Lancar, Pengelola Minta Penumpang Tetap Cek Jadwal
Pemko Pekanbaru Siagakan 21 Puskesmas Jadi Posko Kesehatan Kabut Asap
Belajar Jarak Jauh Diterapkan di Pekanbaru, MBG Tetap Berjalan
Empat Lapas di Pekanbaru Kini Terhubung Layanan Darurat Kebakaran 24 Jam
Kasus ISPA Melonjak 91 Persen, Pemko Pekanbaru Perpanjang Belajar Jarak Jauh
Tiga Mobil Angkutan Sampah Ilegal Ditahan di Trans Depo Air Hitam Pekanbaru
Penerbangan Pagi SSK II Pekanbaru Lancar, Pengelola Minta Penumpang Tetap Cek Jadwal
Pemko Pekanbaru Siagakan 21 Puskesmas Jadi Posko Kesehatan Kabut Asap
Belajar Jarak Jauh Diterapkan di Pekanbaru, MBG Tetap Berjalan