Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
KPK Angkut Empat Koper dari Dinas PUPR Riau Setelah Penggeledahan
Seorang petugas membawa satu koper besar berwarna hitam dari salah satu ruangan kerja di Kantor PUPR Provinsi Riau, diduga koper tersebut berisi barang bukti untuk penyelidikan lebih lanjut oleh KPK, Senin (20/1/2025). | Foto : ist
RIAUIN.COM– Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Riau di Jalan SM Amin, Pekanbaru, Senin (20/1/2025). Penggeledahan dimulai sekitar pukul 09.30 WIB dan berlangsung sepanjang hari ini, melibatkan sejumlah penyidik KPK yang memeriksa beberapa lantai kantor, termasuk ruang kepala bidang dan pejabat terkait lainnya.
Pantauan di lokasi, sekitar pukul 16.25 WIB, tim KPK terlihat membawa keluar sebuah koper besar berwarna hitam dari gedung tersebut. Koper tersebut dimasukkan ke dalam mobil operasional berwarna hitam dengan nomor polisi BM 1980 LW yang terparkir di depan gedung.
Beberapa saat kemudian, sekitar pukul 16.56 WIB, koper kecil berwarna hitam juga terlihat diangkut keluar, disusul dengan dua koper lainnya yang terdiri dari satu koper besar berwarna silver dan satu koper kecil yang berwarna hitam. Semua koper tersebut diangkut dan dimasukkan ke dalam delapan mobil Toyota Innova yang berjaga di halaman depan gedung.
Sumber terpercaya mengungkapkan bahwa sebelum melakukan penggeledahan di gedung PUPR Riau, tim KPK terlebih dulu mendatangi Masjid Raya Annur Riau dari Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru. Meskipun demikian, belum ada konfirmasi apakah kedatangan KPK tersebut terkait dengan masalah enam unit payung elektronik yang sempat mencuat di tahun 2024 atau terkait dengan proyek Flyover Simpang Empat SKA Pekanbaru, yang sebelumnya juga telah dipanggil pejabat terkait oleh KPK.
Juru Bicara KPK, Tessa Mardhika Sugiarto, membantah kabar yang beredar mengenai Operasi Tangkap Tangan (OTT). Ia menegaskan bahwa penggeledahan ini adalah bagian dari penyelidikan yang lebih lanjut, meski belum ada keterangan resmi mengenai kasus yang sedang ditangani. “Kami belum dapat mengungkapkan secara rinci kasus apa yang sedang ditangani. Nanti akan ada informasi lebih lanjut,” ujar Tessa.
Proses penggeledahan yang berlangsung hingga sore hari ini diduga merupakan pengembangan dari kasus dugaan korupsi yang tengah ditangani oleh KPK. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak KPK mengenai isi koper yang diamankan. -vie
Berita Lainnya
Mesin PETI Depan Rumah Warga Dibakar Polisi Kuansing, Operator Lolos Lewat Sungai
Usut 45 Kasus Karhutla, Ditreskrimsus Polda Riau Serahkan 17 Perkara ke JPU
Polres Rohil Cokok Otak Pembakaran Perahu dan Jaring Ikan di Tanjung Balai
Polisi Tangkap Empat Pembakar Lahan dan Kawasan Hutan di Siak
Usut Izin Hutan Kuansing, KPK Dalami Aliran Uang Koperasi ke Kemenhut
Polres Rohul Tangkap Penggarap Kawasan Hutan Terkait Karhutla Empat Hektar
Mesin PETI Depan Rumah Warga Dibakar Polisi Kuansing, Operator Lolos Lewat Sungai
Usut 45 Kasus Karhutla, Ditreskrimsus Polda Riau Serahkan 17 Perkara ke JPU
Polres Rohil Cokok Otak Pembakaran Perahu dan Jaring Ikan di Tanjung Balai
Polisi Tangkap Empat Pembakar Lahan dan Kawasan Hutan di Siak
Usut Izin Hutan Kuansing, KPK Dalami Aliran Uang Koperasi ke Kemenhut
Polres Rohul Tangkap Penggarap Kawasan Hutan Terkait Karhutla Empat Hektar