PILIHAN
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
06 September 2026
Tersulut Api Pembakaran Arang,
Tubuh Karyawati Salon di Labuh Baru Barat Pekanbaru Hangus Terbakar
PEKANBARU, Riauin.com - Siti Aminah (24) hanya bisa terbaring tak berdaya di kasur pesakitan usai tersambar api saat ingin menghidupkan arang pembakaran di dapur salon tempatnya bekerja, Deasy Salon, Jalan Bhakti Sigunggung, Kelurahan Labuh Baru Barat, Kecamatan Payung Sekaki, Kamis (19/10/17), pukul 15.50 WIB sore.
Meski selamat, namun akibat peristiwa tersebut korban harus dirawat intensif di IGD RS Ibnu Sina karena mengalami luka bakar yang cukup parah. Lebih dari 50 persen tubuhnya terbakar, mulai dari wajah, dada, tangan dan kaki.
"Api lebih dulu menyambar minyak tanah di dalam jeriken yang dipegang oleh rekan korban, Santa Sarina. Karena merasa terkejut, rekan korban justru melemparkan jeriken tersebut ke arah korban dan lari ke kamar mandi. Saat itulah yang bersangkutan baru tahu kalau korban ternyata ikut terbakar tersambar api karena korban berteriak minta tolong," ujar Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Susanto kepada riauterkini.
Pamen dengan panggilan akrab Santo ini menuturkan, begitu saksi melihat korban meronta kesakitan karena tubuhnya terbakar, saksi tersebut selanjutnya meminta pertolongan kepada rekannya yang lain. Selanjutnya mereka pun menyiramkan air ke tubuh korban sampai api di tubuh korban padam.
"Korban sempat dibawa ke Klinik Joshua, namun karena luka bakarnya cukup parah, korban langsung dirujuk ke Ibnu Sina. Korban saat ini belum sadarkan diri. Peristiwa ini diduga kuat karena kelalaian korban dan rekannya (Santa Sarina), Polsek Payung Sekaki juga masih mendalami penyelidikan," tutupnya.(nol)
Meski selamat, namun akibat peristiwa tersebut korban harus dirawat intensif di IGD RS Ibnu Sina karena mengalami luka bakar yang cukup parah. Lebih dari 50 persen tubuhnya terbakar, mulai dari wajah, dada, tangan dan kaki.
"Api lebih dulu menyambar minyak tanah di dalam jeriken yang dipegang oleh rekan korban, Santa Sarina. Karena merasa terkejut, rekan korban justru melemparkan jeriken tersebut ke arah korban dan lari ke kamar mandi. Saat itulah yang bersangkutan baru tahu kalau korban ternyata ikut terbakar tersambar api karena korban berteriak minta tolong," ujar Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Susanto kepada riauterkini.
Pamen dengan panggilan akrab Santo ini menuturkan, begitu saksi melihat korban meronta kesakitan karena tubuhnya terbakar, saksi tersebut selanjutnya meminta pertolongan kepada rekannya yang lain. Selanjutnya mereka pun menyiramkan air ke tubuh korban sampai api di tubuh korban padam.
"Korban sempat dibawa ke Klinik Joshua, namun karena luka bakarnya cukup parah, korban langsung dirujuk ke Ibnu Sina. Korban saat ini belum sadarkan diri. Peristiwa ini diduga kuat karena kelalaian korban dan rekannya (Santa Sarina), Polsek Payung Sekaki juga masih mendalami penyelidikan," tutupnya.(nol)
Berita Lainnya
Mesin PETI Depan Rumah Warga Dibakar Polisi Kuansing, Operator Lolos Lewat Sungai
Usut 45 Kasus Karhutla, Ditreskrimsus Polda Riau Serahkan 17 Perkara ke JPU
Polres Rohil Cokok Otak Pembakaran Perahu dan Jaring Ikan di Tanjung Balai
Polisi Tangkap Empat Pembakar Lahan dan Kawasan Hutan di Siak
Usut Izin Hutan Kuansing, KPK Dalami Aliran Uang Koperasi ke Kemenhut
Polres Rohul Tangkap Penggarap Kawasan Hutan Terkait Karhutla Empat Hektar
Mesin PETI Depan Rumah Warga Dibakar Polisi Kuansing, Operator Lolos Lewat Sungai
Usut 45 Kasus Karhutla, Ditreskrimsus Polda Riau Serahkan 17 Perkara ke JPU
Polres Rohil Cokok Otak Pembakaran Perahu dan Jaring Ikan di Tanjung Balai
Polisi Tangkap Empat Pembakar Lahan dan Kawasan Hutan di Siak
Usut Izin Hutan Kuansing, KPK Dalami Aliran Uang Koperasi ke Kemenhut
Polres Rohul Tangkap Penggarap Kawasan Hutan Terkait Karhutla Empat Hektar