PILIHAN
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
06 September 2026
'OTT Hakim Jangan Langsung Salahkan MA'
JAKARTA, Riauin.com -- Wakil Ketua Komisi III DPR-RI, Mulfachri Harahap mengatakan, terjaringnya Ketua Pengadilan Tinggi Manado, Sudiwardono jangan lantas langsung menyalahkan Mahkamah Agung (MA). Hal tersebut, kata dia, bisa jadi merupakan masalah personal dari Sudiwardono sendiri.
"Saya kira itu lebih kepada urusan personal ya, kita jangan lantas buru-buru menyalahkan Mahkamah Agung yang sudah melakukan proses pengawasan dengan baik, pencegahan dengan baik dan seterusnya," ujar dia saat dihubungi Republika.co.id, Ahad (8/10).
Politikus Partai Amanat Nasional ini juga mengatakan, upaya-upaya yang dilakukan oleh MA untuk meningkatkan integritas hakim sudah cukup baik. Akan tetapi, lanjut dia, tidak bisa juga dikatakan tidak memiliki hasil karena terjaringnya Hakim oleh Komisi Pemberatansan Korupsi (KPK) saat Operasi Tangkap Tangan (OTT).
"Tentu kita prihatin, kita juga paham MA sudah melakukan upaya-upaya perbaikan, dan upaya yang dilakukan MA saya kira sesuatu yang sunggun-sungguh dan harus kita dukung," kata dia lagi.
Oleh karena itu, kata dia, MA juga diharapkan bisa lebih memberikan pengawasan kepada para hakim agar memiliki integritas yang tinggi. Hal tersebut, kata dia, bisa ditingkatkan saat melakukan seleksi penerimaan calon hakim. "Bagaimana mengawasi urusan prilaku, mental begitu banyak hakim itu kan tidak mudah," ujar dia mengakhiri.(rol)
"Saya kira itu lebih kepada urusan personal ya, kita jangan lantas buru-buru menyalahkan Mahkamah Agung yang sudah melakukan proses pengawasan dengan baik, pencegahan dengan baik dan seterusnya," ujar dia saat dihubungi Republika.co.id, Ahad (8/10).
Politikus Partai Amanat Nasional ini juga mengatakan, upaya-upaya yang dilakukan oleh MA untuk meningkatkan integritas hakim sudah cukup baik. Akan tetapi, lanjut dia, tidak bisa juga dikatakan tidak memiliki hasil karena terjaringnya Hakim oleh Komisi Pemberatansan Korupsi (KPK) saat Operasi Tangkap Tangan (OTT).
"Tentu kita prihatin, kita juga paham MA sudah melakukan upaya-upaya perbaikan, dan upaya yang dilakukan MA saya kira sesuatu yang sunggun-sungguh dan harus kita dukung," kata dia lagi.
Oleh karena itu, kata dia, MA juga diharapkan bisa lebih memberikan pengawasan kepada para hakim agar memiliki integritas yang tinggi. Hal tersebut, kata dia, bisa ditingkatkan saat melakukan seleksi penerimaan calon hakim. "Bagaimana mengawasi urusan prilaku, mental begitu banyak hakim itu kan tidak mudah," ujar dia mengakhiri.(rol)
Berita Lainnya
Mesin PETI Depan Rumah Warga Dibakar Polisi Kuansing, Operator Lolos Lewat Sungai
Usut 45 Kasus Karhutla, Ditreskrimsus Polda Riau Serahkan 17 Perkara ke JPU
Polres Rohil Cokok Otak Pembakaran Perahu dan Jaring Ikan di Tanjung Balai
Polisi Tangkap Empat Pembakar Lahan dan Kawasan Hutan di Siak
Usut Izin Hutan Kuansing, KPK Dalami Aliran Uang Koperasi ke Kemenhut
Polres Rohul Tangkap Penggarap Kawasan Hutan Terkait Karhutla Empat Hektar
Mesin PETI Depan Rumah Warga Dibakar Polisi Kuansing, Operator Lolos Lewat Sungai
Usut 45 Kasus Karhutla, Ditreskrimsus Polda Riau Serahkan 17 Perkara ke JPU
Polres Rohil Cokok Otak Pembakaran Perahu dan Jaring Ikan di Tanjung Balai
Polisi Tangkap Empat Pembakar Lahan dan Kawasan Hutan di Siak
Usut Izin Hutan Kuansing, KPK Dalami Aliran Uang Koperasi ke Kemenhut
Polres Rohul Tangkap Penggarap Kawasan Hutan Terkait Karhutla Empat Hektar