PILIHAN
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
06 September 2026
Satu Tersangka Tewas Tertembak,
BNN-Polda Riau Ringkus Kurir 25,6 Kg Sabu dan 25.000 Ekstasi
PEKANBARU, Riauin.com - Pihak Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat bekerjasama dengan Tim Direktorat Reserse (Ditres) Narkoba Polda Riau berhasil mengungkap peredaran dan penyelundupan narkotika jenis sabu sabu seberat 25,554 kilogram (Kg) dan pil ekstasi sebanyak 25.000 butir.
Kapolda Riau Irjen Pol Nandang SH didampingi Deputi Pemberantasan BNN Pusat Irjen Pol Arman Depari saat ekspose di Markas Kepolisian setempat, Jumat (06/10/17), menyebuutkan pengintaian terhadap jaringan narkoba internasional itu dilakukan sejak tiga minggu lalu.
"Kami sangat berterimakasih atas dukungan dan kerjasama Bapak Kapolda dan jajarannya. Keberhasilan ini berkat teman teman di Polda Riau," ungkap Arman Depari.
Kapolda Riau mengungkapkan kronologis penangkapan. Disebutkannya, barang bukti narkoba dalam jumlah besar itu berasal dari negara jiran Malaysia melalui jalur laut Provinsi Aceh.
Dari Aceh lalu dibawa melalui Medan, Sumatera Utara (Sumut) terus di wilayah Riau menggunakan 2 unit mobil, masing masing mini bus Pajero Sport dan Honda CRV.
"Kemarin, kedua mobil itu berhasil dihentikan di Jalan Lintas Timur Sumatera, tepatnya di Kilometer 76 Minas," kata Kapolda.
Dari pencegatan itu, seorang tersangka TM Jafar Is terpaksa ditembak karena berusaha untuk kabur. Sementara seorang tersangka lagi, selaku supir atau kurir AR Zaini tidak melakukan saat diringkus tim gabungan BNN Pusat-Polda Riau.
Dalam perjalanan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau, tersangka Jafar menghembuskan nafas terakhirnya karena terlalu mengeluarkan darah.(rtc)
Kapolda Riau Irjen Pol Nandang SH didampingi Deputi Pemberantasan BNN Pusat Irjen Pol Arman Depari saat ekspose di Markas Kepolisian setempat, Jumat (06/10/17), menyebuutkan pengintaian terhadap jaringan narkoba internasional itu dilakukan sejak tiga minggu lalu.
"Kami sangat berterimakasih atas dukungan dan kerjasama Bapak Kapolda dan jajarannya. Keberhasilan ini berkat teman teman di Polda Riau," ungkap Arman Depari.
Kapolda Riau mengungkapkan kronologis penangkapan. Disebutkannya, barang bukti narkoba dalam jumlah besar itu berasal dari negara jiran Malaysia melalui jalur laut Provinsi Aceh.
Dari Aceh lalu dibawa melalui Medan, Sumatera Utara (Sumut) terus di wilayah Riau menggunakan 2 unit mobil, masing masing mini bus Pajero Sport dan Honda CRV.
"Kemarin, kedua mobil itu berhasil dihentikan di Jalan Lintas Timur Sumatera, tepatnya di Kilometer 76 Minas," kata Kapolda.
Dari pencegatan itu, seorang tersangka TM Jafar Is terpaksa ditembak karena berusaha untuk kabur. Sementara seorang tersangka lagi, selaku supir atau kurir AR Zaini tidak melakukan saat diringkus tim gabungan BNN Pusat-Polda Riau.
Dalam perjalanan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau, tersangka Jafar menghembuskan nafas terakhirnya karena terlalu mengeluarkan darah.(rtc)
Berita Lainnya
Mesin PETI Depan Rumah Warga Dibakar Polisi Kuansing, Operator Lolos Lewat Sungai
Usut 45 Kasus Karhutla, Ditreskrimsus Polda Riau Serahkan 17 Perkara ke JPU
Polres Rohil Cokok Otak Pembakaran Perahu dan Jaring Ikan di Tanjung Balai
Polisi Tangkap Empat Pembakar Lahan dan Kawasan Hutan di Siak
Usut Izin Hutan Kuansing, KPK Dalami Aliran Uang Koperasi ke Kemenhut
Polres Rohul Tangkap Penggarap Kawasan Hutan Terkait Karhutla Empat Hektar
Mesin PETI Depan Rumah Warga Dibakar Polisi Kuansing, Operator Lolos Lewat Sungai
Usut 45 Kasus Karhutla, Ditreskrimsus Polda Riau Serahkan 17 Perkara ke JPU
Polres Rohil Cokok Otak Pembakaran Perahu dan Jaring Ikan di Tanjung Balai
Polisi Tangkap Empat Pembakar Lahan dan Kawasan Hutan di Siak
Usut Izin Hutan Kuansing, KPK Dalami Aliran Uang Koperasi ke Kemenhut
Polres Rohul Tangkap Penggarap Kawasan Hutan Terkait Karhutla Empat Hektar