Masa Tenang, Polda Riau dan Satpol PP Koordinasi Razia APK Pemilu
RIAUIN.COM - Memasuki masa tenang Pemilu 2024, Korwas PPNS Ditreskrimsus Polda Riau bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Riau melakukan razia Alat Peraga Kampanye (APK) pada Senin (12/2/2024).
Tim dari Krimsus Polda Riau yakni Aiptu Deddy Chandra dan David B Marbun berkordinasi dengan Satpol PP. Mereka menemui Kabid Penegakan dan Pengawasan Perda Satpol PP Riau, Fanloven, bersama PPNS Satpol PP Riau, Reny Hermawati, Ono Taryono, dan R Edi S.
Razia APK ini dilakukan berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum dan Peraturan KPU Nomor 23 Tahun 2013 tentang Kampanye Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.
Fanloven mengatakan, razia APK ini bertujuan untuk membersihkan APK yang masih terpasang di tempat-tempat terlarang, seperti di jalan protokol, taman, dan fasilitas umum lainnya.
"Pembersihan APK merupakan tanggung jawab dari Parpol Peserta Pemilu, tetapi dalam hal ini Satpol PP Prov Riau akan membantu Bawaslu Provinsi Riau," kata Fanloven.
Ia menghimbau kepada seluruh partai politik dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan menyukseskan pemilihan umum tanggal 14 Februari 2024.
Razia APK ini melibatkan personel Satpol PP Provinsi Riau dan Bawaslu Provinsi Riau. Petugas menyisir berbagai lokasi di Kota Pekanbaru untuk mencari APK yang masih terpasang.
Hasil razia, petugas mengamankan ratusan APK dari berbagai partai politik. APK yang diamankan selanjutnya dibawa ke Kantor Satpol PP Provinsi Riau untuk ditertibkan. Masyarakat diimbau untuk tidak memasang APK di tempat-tempat terlarang dan segera membersihkan APK yang telah terpasang.
Sementara itu, Aiptu Deddy Chandra berharap kordinasi ini dapat menunjang kerja sama antara Polda Riau dengan Satpol PP dalam hal menciptakan suasana yang sejuk dalam Pemilu 2024.
"Kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan suasana yang kondusif menjelang pelaksanaan Pemilu 2024," ujar Aiptu Deddy. (*)
Berita Lainnya
Petani Riau Terima 80 Ton Pupuk Batu Bara dari Polri untuk Genjot Ketahanan Pangan
Plt Gubri Minta Evaluasi Keselamatan Perairan Riau Pasca Tragedi Pompong Tanjung Buton
Nasib Fasilitas Publik Riau Tersandera Status Hutan, DPRD Desak Pemutihan 2,2 Juta Hektare
Polda Riau Tuntaskan Pembangunan 110 Jembatan, Akses Antar Desa di Pelosok Terhubung
Pencarian Dua Korban Kapal Karam di Siak Diperluas setelah Satu Jasad Ditemukan
Cuaca Ekstrem Intai Riau Siang Ini, BMKG Deteksi 8 Titik Panas
Petani Riau Terima 80 Ton Pupuk Batu Bara dari Polri untuk Genjot Ketahanan Pangan
Plt Gubri Minta Evaluasi Keselamatan Perairan Riau Pasca Tragedi Pompong Tanjung Buton
Nasib Fasilitas Publik Riau Tersandera Status Hutan, DPRD Desak Pemutihan 2,2 Juta Hektare
Polda Riau Tuntaskan Pembangunan 110 Jembatan, Akses Antar Desa di Pelosok Terhubung
Pencarian Dua Korban Kapal Karam di Siak Diperluas setelah Satu Jasad Ditemukan
Cuaca Ekstrem Intai Riau Siang Ini, BMKG Deteksi 8 Titik Panas