• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
    • DPRD Pekanbaru
    • DPRD Riau
    • DPRD Inhil
    • DPRD Inhu
  • More
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Bengkalis
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Meranti
    • Dumai
    • Kampar
    • Galeri Foto
    • Video
    • Pemilu
    • Sumbar
    • Kepri
    • Peristiwa
    • Olahraga
    • TNI/Polri
    • Tokoh
    • CSR
    • Advertorial
    • Kesehatan
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
  • Pekanbaru
  • Pelalawan
  • Siak
  • Indragiri Hulu
  • Indragiri Hilir
  • Bengkalis
  • Kuantan Singingi
  • Rokan Hilir
  • Rokan Hulu
  • Meranti
  • Dumai
  • Kampar
  • Galeri Foto
  • Video
  • Pemilu
  • Sumbar
  • Kepri
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • TNI/Polri
  • Tokoh
  • CSR
  • Advertorial
  • Kesehatan
  • DPRD Pekanbaru
  • DPRD Riau
  • DPRD Inhil
  • DPRD Inhu
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Polsek Cerenti Bakar 31 Rakit Tambang Emas Ilegal, Kapolres Kuansing Minta Tokoh Adat Turun Tangan
09 Juni 2026
Tiga Kali Razia Dua Minggu: PETI di Cerenti Tetap Menjamur, Hukum Dinilai Ompong
09 Juni 2026
Baru Diperbaiki Kurang dari Setahun, Irigasi Bendungan Pauh Pangean Kuansing Jebol Lagi
09 Juni 2026
Cerenti 'Menyala' Lagi: Baru Dua Hari Razia, Ratusan Rakit PETI Kembali Beroperasi
08 Juni 2026
Sebut Bakar Rakit Hanya Sandiwara, Warga Kuansing Tantang Polisi Tangkap Pengepul Emas
08 Juni 2026

  • Home
  • Siak

Kader Gerindra Makan Bola Lampu dan Pukul Badan Pakai Parang di Siak, Begini Ceritanya

Redaksi

Jumat, 09 Desember 2022 17:01:01 WIB
Cetak
Arkadius memakan bola lampu./foto:nal.

RIAUIN.COM - Arkadius (58) petani sawit di Desa Kampung Tengah, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, tak mampu menahan amarah, saat menyampaikan kekesalannya kepada PT Duta Swakarya Indah (PT DSI) yang menguasai lahan sawitnya berpuluh-puluh tahun.

Bahkan, saat ini Arkadius bersama 11 petani lainnya dilaporkan ke Polda Riau dengan kasus pencurian buah sawit oleh PT DSI. Padahal, lahan sawit itu milik petani yang sudah memiliki sertifikat hak milik (SHM) dan surat keterangan ganti rugi (SKGR).

Arkadius didampingi belasan petani lainnya meminta perhatian Presiden, Kepala Kepolisian, Gubernur Riau hingga Bupati Siak untuk membantu masyarakat menyelesaikan konflik berkepanjangan dengan PT DSI.

Dia juga mengaku sebagai kader Partai Gerindra dan meminta Ketua Umum Prabowo Subianto untuk menyampaikannya masalah ini ke Presiden Joko Widodo. 

"Saya mohon Bapak Prabowo bangunkan Pak Jokowi, Pak Kapolri, Pak Kapolda.  Tuntaskan pak, hitam putihkan masalah PT DSI ini pak. Ini bapak tahu ini pak?" teriak Arkadius yang dikenal sebagai Panglimo Agam. Seketika, dia membenturkan bola lampu ke kepala, lalu memakan serpihannya. Tampak keluar darah dari mulutnya. Kemudian, memukul-mukul badan dengan parang. 

Asul, yang berada di samping Arkadius berupaya menenangkan. Dia berupaya menghentikan aksi Arkadius yang dinilai dapat membahayakan dirinya. 

"Sudah Panglimo, sudah Panglimo, sabar, sabar," ucap Asul sembari merangkul Arkadius. Hal yang sama juga dilakukan puluhan petani lainnya yang berada di dekat Arkadius.

Petani lainnya, Ujang Jaya Mesra menyebutkan, masyarakat sudah berpuluh-puluh tahun menggarap lahan di Mempura, jauh sebelum Kabupaten Siak dimekarkan dari Kabupaten Bengkalis. 

Tiba-tiba datang PT DSI menguasai lahan. Bahkan, saat masyarakat panen kelapa sawit yang mereka tanam, malahan dilaporkan ke pihak berwajib. 

"Aturannya jika ada masyarakat yang punya lahan dalam izinnya, wajib dibebaskan, tapi ini tidak terjadi, dan tak pernah dilaksanakan PT DSI," katanya.

Tokoh Masyarakat Mempura ini menyebutkan, ada 80 kepala keluarga yang punya lahan seluas 191 hektare bermasalah dengan PT DSI. Sementara masyarakat mengaku punya alas hak atas tanah tersebut baik itu surat keterangan ganti rugi hingga sertifikat hak milik. 

"Kami mengimbau kepada Pemkab Siak
agar bisa menyelesaikan masalah masyarakat yang sudah berlarut-larut dan tak ada titik temunya. Gubernur Riau yang juga pernah menjabat Bupati Siak agar dapat membantu, karena dengan permasalahan ini beban masyarakat semakin terganggu. Kemana lagi masyarakat harus mengadu," ujarnya. 

Sementara itu, Humas PT DSI Asun ketika dikonfirmasi terkait persoalan ini tidak bisa dihubungi melalui telepon selulernya. Pesan WhatsApp yang dikirim juga tidak direspon hingga berita ini diposting.(*)


 Editor : Satria Donald


[Ikuti Riauin.com Melalui Sosial Media]


Riauin.com

Berita Lainnya

Ruang Fiskal Tertekan Aturan PMK, Sejumlah Program Pembangunan di Siak Tertunda

Sikap Arogan PT TKWL, Bupati Siak Ambil Alih Pemanggilan Pimpinan Perusahaan

Kemendikdasmen Kaji Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi di Siak

Pemkab Siak Hibahkan 5 Hektar Lahan demi Urai Kepadatan Lapas

ASN dan Pelaku UMKM di Siak Diminta Waspadai Investasi Ilegal serta Judi Online

Investasi Rp 300 Miliar Pacu Industri Maritim di Tanjung Buton Siak

Ruang Fiskal Tertekan Aturan PMK, Sejumlah Program Pembangunan di Siak Tertunda

Sikap Arogan PT TKWL, Bupati Siak Ambil Alih Pemanggilan Pimpinan Perusahaan

Kemendikdasmen Kaji Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi di Siak

Pemkab Siak Hibahkan 5 Hektar Lahan demi Urai Kepadatan Lapas

ASN dan Pelaku UMKM di Siak Diminta Waspadai Investasi Ilegal serta Judi Online

Investasi Rp 300 Miliar Pacu Industri Maritim di Tanjung Buton Siak

TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Cerenti 'Menyala' Lagi: Baru Dua Hari Razia, Ratusan Rakit PETI Kembali Beroperasi
  • 2 Sebut Bakar Rakit Hanya Sandiwara, Warga Kuansing Tantang Polisi Tangkap Pengepul Emas
  • 3 Usai Minta Maaf dan Bikin Pernyataan, Polisi Lepaskan Dua 'Pocong' Jadi-jadian di Taluk Kuansing
  • 4 Dua Remaja Berbaju Pocong Keliling Pakai Motor, Diamankan Polres Kuansing
  • 5 Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
  • 6 Tim Gabungan Bakar 145 Rakit Emas Ilegal di Inuman dan Cerenti
  • 7 Capaian Rendah, Pekanbaru Berada di Peringkat 9 Program Cek Kesehatan Gratis di Riau
  • 8 Kebijakan Pemindahan Pohon di Pekanbaru Dinilai Tabrak Semangat Ranperda Penghijauan
  • 9 Harga TBS Swadaya Riau Turun Akibat Merosotnya Nilai Jual CPO KPBN
Terkini +INDEKS

Polsek Cerenti Bakar 31 Rakit Tambang Emas Ilegal, Kapolres Kuansing Minta Tokoh Adat Turun Tangan

09 Juni 2026
Polisi Selidiki Kepemilikan Lahan Gambut yang Terbakar di Rupat
09 Juni 2026
Camat di Pekanbaru Kini Punya Kuasa Evaluasi dan Usulkan Copot Lurah
09 Juni 2026
Pemko Pekanbaru Siap Tambah Anggaran untuk Percepat Perbaikan Jalan
09 Juni 2026
Jelang Kunjungan Mendagri, Pemprov Riau Rampungkan Laporan Tiga Program Prioritas Pusat
09 Juni 2026
Sukseskan MTQ Riau 2026, Pemkab Kuansing dan Telkomsel Matangkan Infrastruktur Digital
09 Juni 2026
Penyelundupan Narkoba di Pesisir Riau Digagalkan, Kurir Dikendalikan Jaringan Internasional
09 Juni 2026
Tata Cahaya Kota Teluk Kuantan Dibenahi demi Kenyamanan Tamu MTQ Riau
09 Juni 2026
Tiga Kali Razia Dua Minggu: PETI di Cerenti Tetap Menjamur, Hukum Dinilai Ompong
09 Juni 2026
CPO Melonjak, Harga Sawit Swadaya Riau Tembus Rp 3.674/Kilogram
09 Juni 2026

KABUPATEN+INDEKS
  • 1 Pekanbaru
  • 2 Pelalawan
  • 3 Siak
  • 4 Indragiri Hulu
  • 5 Indragiri Hilir
  • 6 Bengkalis
  • 7 Kuantan Singingi
  • 8 Rokan Hilir
  • 9 Rokan Hulu
  • 10 Meranti
  • 11 Dumai
  • 12 Kampar
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Riauin.com ©2015 By Delapa Media Tenologi | All Right Reserved