PILIHAN
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
06 September 2026
Setnov Diminta Tiru Sikap Andi Mallarangeng
JAKARTA, Riauin.com -- Pengamat Politik Universitas Al-Azhar Indonesia Ujang Komarudin menyatakan, Ketua DPR RI sekaligus Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto seharusnya mencontoh sikap Andi Mallarangeng saat ditetapkan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi 2012 lalu.
Saat masih menjabat menteri pemuda dan olah raga pada 2012 lalu, Andi mengundurkan diri dari posisi menteri tersebut setelah menjadi tersangka KPK. Tak hanya itu, Andi juga mundur dari kepengurusan partai yang telah membesarkan namanya, Partai Demokrat.
"Harusnya Golkar mencontoh Andi Mallarangeng. Saat ditetapkan tersangka oleh KPK, Andi Mallarangeng langsung mengundurkan diri dari jabatan sebagai menteri dan dari partai Demokrat," kata dia kepada wartawan, Ahad (20/8).
Menurut Direktur Eksekutif Indonesia Political Review ini, peta politik di internal Partai Golkar akan berubah jika Novanto ditahan lembaga antirasuah itu. Sebab, jika dia ditahan dan Partai Golkar tetap mempertahankan Novanto sebagai ketum, maka citra partai berlambang pohon beringin itu pun bakal hancur.
Ujang juga menilai, tentu cukup sulit untuk menurunkan Novanto dari posisinya di Golkar maupun DPR saat ini. "Setya Novanto itu orang kuat. Walaupun menyandang status tersangka, dia masih tetap ketua umum Golkar. Namun, peta politik di Golkar akan berubah jika Setnov ditahan KPK," kata dia.(rol)
Saat masih menjabat menteri pemuda dan olah raga pada 2012 lalu, Andi mengundurkan diri dari posisi menteri tersebut setelah menjadi tersangka KPK. Tak hanya itu, Andi juga mundur dari kepengurusan partai yang telah membesarkan namanya, Partai Demokrat.
"Harusnya Golkar mencontoh Andi Mallarangeng. Saat ditetapkan tersangka oleh KPK, Andi Mallarangeng langsung mengundurkan diri dari jabatan sebagai menteri dan dari partai Demokrat," kata dia kepada wartawan, Ahad (20/8).
Menurut Direktur Eksekutif Indonesia Political Review ini, peta politik di internal Partai Golkar akan berubah jika Novanto ditahan lembaga antirasuah itu. Sebab, jika dia ditahan dan Partai Golkar tetap mempertahankan Novanto sebagai ketum, maka citra partai berlambang pohon beringin itu pun bakal hancur.
Ujang juga menilai, tentu cukup sulit untuk menurunkan Novanto dari posisinya di Golkar maupun DPR saat ini. "Setya Novanto itu orang kuat. Walaupun menyandang status tersangka, dia masih tetap ketua umum Golkar. Namun, peta politik di Golkar akan berubah jika Setnov ditahan KPK," kata dia.(rol)
Berita Lainnya
Mesin PETI Depan Rumah Warga Dibakar Polisi Kuansing, Operator Lolos Lewat Sungai
Usut 45 Kasus Karhutla, Ditreskrimsus Polda Riau Serahkan 17 Perkara ke JPU
Polres Rohil Cokok Otak Pembakaran Perahu dan Jaring Ikan di Tanjung Balai
Polisi Tangkap Empat Pembakar Lahan dan Kawasan Hutan di Siak
Usut Izin Hutan Kuansing, KPK Dalami Aliran Uang Koperasi ke Kemenhut
Polres Rohul Tangkap Penggarap Kawasan Hutan Terkait Karhutla Empat Hektar
Mesin PETI Depan Rumah Warga Dibakar Polisi Kuansing, Operator Lolos Lewat Sungai
Usut 45 Kasus Karhutla, Ditreskrimsus Polda Riau Serahkan 17 Perkara ke JPU
Polres Rohil Cokok Otak Pembakaran Perahu dan Jaring Ikan di Tanjung Balai
Polisi Tangkap Empat Pembakar Lahan dan Kawasan Hutan di Siak
Usut Izin Hutan Kuansing, KPK Dalami Aliran Uang Koperasi ke Kemenhut
Polres Rohul Tangkap Penggarap Kawasan Hutan Terkait Karhutla Empat Hektar