Pesta Pacu Jalur Berakhir, Warga Teluk Kuantan Dikepung Sampah
Buntu di Perbatasan: Mengapa Sungai Kuantan Gagal Dipulihkan
Sengit di Empat Besar: Siapa Melenggang ke Grand Final?
Akibat Angin Kencang, Rumah Warga di Padang Pariaman Tertimpa Pohon Tumbang
RIAUIN.COM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat mencatat tiga titik lokasi pohon tumbang menimpa rumah dan jalan akibat angin kencang yang menerjang daerah itu pada Kamis (14/7).
"Dua pohon menimpa rumah dan satu lagi jalan. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dari peristiwa itu," kata Kepala Bidang Kedarurat dan Logistik BPBD Padang Pariaman Edison di Parik Malintang, Jumat.
Ia mengatakan pohon tumbang pertama menimpa rumah yang juga dijadikan warung atas nama Yulinar di Korong Paingan, Nagari Guguak Kurang Hilir, Kecamatan Sungai Limau sekitar pukul 19.00 WIB dengan kerugian diperkirakan sekitar Rp10 juta.
Pohon tumbang juga terjadi di Korong Bukik Kabun, Nagari Balai Baiak Malai III Koto, Kecamatan III Aur Malintang yang menimpa rumah warga atas nama Mijan.
Dilansir dari antara, pohon tumbang juga menimpa jalan di Korong Kampuang Paneh, Nagari Balah Aie Timur Sungai Sariak, Kecamatan VII Koto, sekitar pukul 19.30 WIB sehingga mengganggu arus kendaraan yang melintas.
Ia menyampaikan untuk evakuasi pohon tumbang di VII Koto dilakukan anggota BPBD Padang Pariaman malam tadi sehingga arus kendaraan dapat kembali normal.
Sedangkan untuk evakuasi pohon yang tumbang di Sungai Limau dilaksanakan pagi tadi karena mengingat sudah malam dan evakuasi tersebut dibantu warga setempat.
Diketahui semenjak Kamis sore hingga malam daerah itu diterjang hujan dan angin kencang yang mengakibatkan pohon tumbang dan arus listrik di sejumlah daerah padam.
Pihaknya menyampaikan Padang Pariaman merupakan daaerah rawan bencana yang tidak saja pohon tumbang, namun juga banjir, longsor, dan abrasi pantai dan sungai.
Oleh karena itu, BPBD Padang Pariaman mengimbau warga di daerah itu untuk waspada ketika terjadi hujan dan angin kencang serta melaporkan bencana kepada pemerintah setempat.
Sebelumnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman, Sumatera Barat mencatat ada 11 lokasi pohon tumbang yang terjadi pada Sabtu (28/5) kemarin akibat hujan dan angin kencang yang melanda daerah itu.
"Totalnya ada 11 titik kejadian, delapan titik material pohonnya dievakuasi oleh tim reaksi cepat BPBD Padang Pariaman sedangkan sisanya dilakukan secara mandiri oleh masyarakat," kata Kepala Pelaksana BPBD Padang Pariaman Budi Mulya di Parik Malintang.
Ia mengatakan setidaknya pohon tumbang tersebut menimpa tujuh rumah atau bangunan dan empat ruas jalan sehingga mengganggu akses jalan di daerah itu. (*)
Berita Lainnya
Hadirkan BTS Baru di Jorong Lariang, Telkomsel Buka Akses Konektivitas dan Peluang Digital bagi Masyarakat
Ketua PW IPNU Sumbar Berikan Seminar Kemerdekaan tentang Bahaya Bullying di PPMINI Tandikek
Telkomsel Tanam 3.000 Mangrove di Pesisir Selatan, Perkuat Komitmen Jaga Lingkungan Berkelanjutan
SMANDA Menguasai Dunia, Jejak Alumni Perkuat Warisan 170 Tahun Sikolah Radjo
Gagal Hindari Kendaraan Lain, Travel Pekanbaru-Padang Masuk Jurang
Arus Kendaraan di Flyover Kelok 9 Padat, Skema Satu Arah Disiapkan
Hadirkan BTS Baru di Jorong Lariang, Telkomsel Buka Akses Konektivitas dan Peluang Digital bagi Masyarakat
Ketua PW IPNU Sumbar Berikan Seminar Kemerdekaan tentang Bahaya Bullying di PPMINI Tandikek
Telkomsel Tanam 3.000 Mangrove di Pesisir Selatan, Perkuat Komitmen Jaga Lingkungan Berkelanjutan
SMANDA Menguasai Dunia, Jejak Alumni Perkuat Warisan 170 Tahun Sikolah Radjo
Gagal Hindari Kendaraan Lain, Travel Pekanbaru-Padang Masuk Jurang
Arus Kendaraan di Flyover Kelok 9 Padat, Skema Satu Arah Disiapkan