PILIHAN
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
06 September 2026
Mengenaskan!! Tubuh Petani di Rohul Tercabik-cabik Diterkam Buaya Muara
PEKANBARU, Riauin.com - Sungai Puntung Rawa 1000, Desa Mahato, Kabupaten Rokan Hulu
menjadi saksi bisu keganasan seekor buaya yang menerkam korbannya hingga
tewas, Susanto (46) saat akan ke ladang dengan menggunakan sebuah
perahu kecil, Minggu (6/8/2017) sekitar pukul 10.00 Wib.
Korban yang tak kuasa melawan keganasan seekor buaya muara itu yang menerkamnya dari bawah perahu dan menarik hingga kedasar sungai. Akibat luka gigitan korban tewas seketika ditempat.
Selang beberapa lama, pihak kepolisian yang datang setelah mendapatkan laporan warga langsung mencari keberadaan jasad korban dekat lokasi kejadian. Hasilnya jasad ditemukan sudah tak bernyawa lagi.
"Benar, korban diterkam oleh seekor buaya muara dimana saat sebelum kejadian korban bersama rekannya akan menuju ladang dengan meniti sungai kecil dengan menggunakan perahu," kata Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo kepada halloriau.com, Senin (7g8/2017).
Data yang berhasil dihimpun, saat diatas perahu, tiba-tiba muncul seekor buaya yang langsung menerkam korban yang duduk dibelakang. Rekan korban kaget dan tidak dapat berkutik melihat keganasan buaya.
Korban mencoba melawan, namun kuatnya tenaga buaya itu membuat korban tak berdaya yang hanya pasrah dibawa ke dasar sungai.
"Usai mendapatkan laporan, petugas yang dibantu warga langsung menyisir lokasi dimana saat kejadian naas itu. Upaya yang dilakukanpun berhasil dengan menemukan korban dalam keadaan tewas dengan luka gigitan di tubuh korban," jelas Guntur.
Dari hasil otopsi yang dilakukan pihak medis, korban mendapatkan luka gigitan sebanyak 13 lubang di paha kiri dan 1 luka robek pada pinggulnya. Saat ini korban sudah dikebumikan oleh pihak keluarganya.
"Untuk kasus ini agar warga yang berada di pinggir sungai agar lebih berhati-hati lagi dengan bahaya binatang predator yang suatu saat akan memangsa korban," imbau Guntur.
Korban yang tak kuasa melawan keganasan seekor buaya muara itu yang menerkamnya dari bawah perahu dan menarik hingga kedasar sungai. Akibat luka gigitan korban tewas seketika ditempat.
Selang beberapa lama, pihak kepolisian yang datang setelah mendapatkan laporan warga langsung mencari keberadaan jasad korban dekat lokasi kejadian. Hasilnya jasad ditemukan sudah tak bernyawa lagi.
"Benar, korban diterkam oleh seekor buaya muara dimana saat sebelum kejadian korban bersama rekannya akan menuju ladang dengan meniti sungai kecil dengan menggunakan perahu," kata Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo kepada halloriau.com, Senin (7g8/2017).
Data yang berhasil dihimpun, saat diatas perahu, tiba-tiba muncul seekor buaya yang langsung menerkam korban yang duduk dibelakang. Rekan korban kaget dan tidak dapat berkutik melihat keganasan buaya.
Korban mencoba melawan, namun kuatnya tenaga buaya itu membuat korban tak berdaya yang hanya pasrah dibawa ke dasar sungai.
"Usai mendapatkan laporan, petugas yang dibantu warga langsung menyisir lokasi dimana saat kejadian naas itu. Upaya yang dilakukanpun berhasil dengan menemukan korban dalam keadaan tewas dengan luka gigitan di tubuh korban," jelas Guntur.
Dari hasil otopsi yang dilakukan pihak medis, korban mendapatkan luka gigitan sebanyak 13 lubang di paha kiri dan 1 luka robek pada pinggulnya. Saat ini korban sudah dikebumikan oleh pihak keluarganya.
"Untuk kasus ini agar warga yang berada di pinggir sungai agar lebih berhati-hati lagi dengan bahaya binatang predator yang suatu saat akan memangsa korban," imbau Guntur.
Berita Lainnya
Mesin PETI Depan Rumah Warga Dibakar Polisi Kuansing, Operator Lolos Lewat Sungai
Usut 45 Kasus Karhutla, Ditreskrimsus Polda Riau Serahkan 17 Perkara ke JPU
Polres Rohil Cokok Otak Pembakaran Perahu dan Jaring Ikan di Tanjung Balai
Polisi Tangkap Empat Pembakar Lahan dan Kawasan Hutan di Siak
Usut Izin Hutan Kuansing, KPK Dalami Aliran Uang Koperasi ke Kemenhut
Polres Rohul Tangkap Penggarap Kawasan Hutan Terkait Karhutla Empat Hektar
Mesin PETI Depan Rumah Warga Dibakar Polisi Kuansing, Operator Lolos Lewat Sungai
Usut 45 Kasus Karhutla, Ditreskrimsus Polda Riau Serahkan 17 Perkara ke JPU
Polres Rohil Cokok Otak Pembakaran Perahu dan Jaring Ikan di Tanjung Balai
Polisi Tangkap Empat Pembakar Lahan dan Kawasan Hutan di Siak
Usut Izin Hutan Kuansing, KPK Dalami Aliran Uang Koperasi ke Kemenhut
Polres Rohul Tangkap Penggarap Kawasan Hutan Terkait Karhutla Empat Hektar