PILIHAN
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
06 September 2026
Kronologi Kecalakaan Maut Pejabat Kampar
PEKANBARU, Riauin.com - Kecelakaan maut merenggut nyawa seorang pejabat Kampar, Surya Budi, setelah sempat tidak sadarkan diri hingga mengalami kencing darah.
Seorang sumber, sahabat dari Surya Budi, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Kampar, menyatakan kepada pers pada Selasa (1/8/2017), setelah mobil dinas yang ditumpangi Surya Budi tabrakan sengan bus ANS, almarhum sempat tidak sadarkan diri.
"Dari cerita keluarga dan sopir korban, Riski, Pak Surya Budi sempat tidak sadarkan diri setelah mengalami benturan. Dia tertidur di mobil tidak menggunakan sabuk pengaman," kata Fris Lidia, sahabat.
Bersama warga, dari lokasi kejadian di sekitar kawasan PLTA Kotopanjang, Kampar, Surya Budi kemudian sempat dibawa ke Rumah Sakit Awal Bros, Pekanbaru.
"Tapi pagi itu (Senin (31/7/2017), Rumah Sakit Awal Bros penuh, kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Santa Maria, Pekanbaru," katanya.
Sesampainya di rumah sakit, Surya Budi sempat menjalani perawatan intensif, beberapa jam kemudian, pada Senin (31/7/2017) sore, beliau sempat sadarkan diri.
"Bahkan sudah bisa duduk, saat saya kunjungi, beliau bisa berbicara dan bercana dengan saya," kata Fris Lidia.
Isteri Almarhum, demikian Fris, sempat mengungkapkan, bahwa kondisi Surya Budi sudah membaik, meski masih mengalami kencing darah.
Sore itu, kata dia, beberapa anggota keluarga termasuk seorang anak Surya Budi membacakan doa-doa dan berzikir.
"Saya terkejut, pagi ini mendapat kabar jika beliau sudah meninggal dunia. Terakhir informasinya, jenazah sudah sampai di Padang, di rumah duka jalan Kijang, Nomor 2, Perumnas Polonia, Air Tawar," katanya.
Fris mengungkap, ketika dia menghubungi pihak keluarga lewat sambungan telepon, jenazah sedang dimandikan dan siap untuk dishalatkan sebelum dikebumikan siang ini. (mcr)
Seorang sumber, sahabat dari Surya Budi, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Kampar, menyatakan kepada pers pada Selasa (1/8/2017), setelah mobil dinas yang ditumpangi Surya Budi tabrakan sengan bus ANS, almarhum sempat tidak sadarkan diri.
"Dari cerita keluarga dan sopir korban, Riski, Pak Surya Budi sempat tidak sadarkan diri setelah mengalami benturan. Dia tertidur di mobil tidak menggunakan sabuk pengaman," kata Fris Lidia, sahabat.
Bersama warga, dari lokasi kejadian di sekitar kawasan PLTA Kotopanjang, Kampar, Surya Budi kemudian sempat dibawa ke Rumah Sakit Awal Bros, Pekanbaru.
"Tapi pagi itu (Senin (31/7/2017), Rumah Sakit Awal Bros penuh, kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Santa Maria, Pekanbaru," katanya.
Sesampainya di rumah sakit, Surya Budi sempat menjalani perawatan intensif, beberapa jam kemudian, pada Senin (31/7/2017) sore, beliau sempat sadarkan diri.
"Bahkan sudah bisa duduk, saat saya kunjungi, beliau bisa berbicara dan bercana dengan saya," kata Fris Lidia.
Isteri Almarhum, demikian Fris, sempat mengungkapkan, bahwa kondisi Surya Budi sudah membaik, meski masih mengalami kencing darah.
Sore itu, kata dia, beberapa anggota keluarga termasuk seorang anak Surya Budi membacakan doa-doa dan berzikir.
"Saya terkejut, pagi ini mendapat kabar jika beliau sudah meninggal dunia. Terakhir informasinya, jenazah sudah sampai di Padang, di rumah duka jalan Kijang, Nomor 2, Perumnas Polonia, Air Tawar," katanya.
Fris mengungkap, ketika dia menghubungi pihak keluarga lewat sambungan telepon, jenazah sedang dimandikan dan siap untuk dishalatkan sebelum dikebumikan siang ini. (mcr)
Berita Lainnya
Mesin PETI Depan Rumah Warga Dibakar Polisi Kuansing, Operator Lolos Lewat Sungai
Usut 45 Kasus Karhutla, Ditreskrimsus Polda Riau Serahkan 17 Perkara ke JPU
Polres Rohil Cokok Otak Pembakaran Perahu dan Jaring Ikan di Tanjung Balai
Polisi Tangkap Empat Pembakar Lahan dan Kawasan Hutan di Siak
Usut Izin Hutan Kuansing, KPK Dalami Aliran Uang Koperasi ke Kemenhut
Polres Rohul Tangkap Penggarap Kawasan Hutan Terkait Karhutla Empat Hektar
Mesin PETI Depan Rumah Warga Dibakar Polisi Kuansing, Operator Lolos Lewat Sungai
Usut 45 Kasus Karhutla, Ditreskrimsus Polda Riau Serahkan 17 Perkara ke JPU
Polres Rohil Cokok Otak Pembakaran Perahu dan Jaring Ikan di Tanjung Balai
Polisi Tangkap Empat Pembakar Lahan dan Kawasan Hutan di Siak
Usut Izin Hutan Kuansing, KPK Dalami Aliran Uang Koperasi ke Kemenhut
Polres Rohul Tangkap Penggarap Kawasan Hutan Terkait Karhutla Empat Hektar