PILIHAN
Pesta Pacu Jalur Berakhir, Warga Teluk Kuantan Dikepung Sampah
24 Agustus 2026
Buntu di Perbatasan: Mengapa Sungai Kuantan Gagal Dipulihkan
24 Agustus 2026
Sengit di Empat Besar: Siapa Melenggang ke Grand Final?
23 Agustus 2026
Tingkatkan Ekonomi Kerakyatan Melalui BUMDes
UJUNGBATU, Riauin.com - Meski baru berjalan selama dua tahun, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bina Usaha Muara Dilam, Kecamatan Kunto Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu mengalami kemajuan yang cukup signifikan.
Bergerak di bidang simpan pinjam, dengan modal awal Rp400 juta, BUMDes tersebut sudah memiliki dana bergulir kepada masyarakat sebesar Rp600 juta.
Disampaikan, Direktur Bumdes Bina Usaha Muara Dilam, Wandi Saputra menerangkan, ditahun pertama ia memimpin, BUMDes itu sempat mengalami kendala.
"Alhamdulillah tahun 2017 ini, antusias masyarakat menyimpan dana di BUMdes cukup tinggi. Sepekan terakhir ini saja simpanan masyarakat mencapai Rp10 juta," kata Wandi menjawab wartawan, Jumat (21/7).
Wandi mengutarakan, perekonomian kerakyatan di desanya bisa meningkat melalui BUMDes. Dalam waktu dekat ini pihaknya bersama pemerintah desa, kordinator dari DPMPD dan tokoh masyatakat akan duduk bersama membahas program peningkatan usaha BUMdes.
"Kami tinggal menunggu hasil musyawarah, setelah itu, pengelolaan pasar desa dan penyaluran gas LPG bisa kami gerakkan," katanya lagi.
Dalam pada itu, Wandi menambahkan, karena masih terkendala modal usaha, dana yang digulirkan kepada masyarakat masih kecil berkisar dibawah Rp30 juta.
"Pengembahan usaha BUMdes ini, kami juga menggandeng Bank BRI Link. Kami berharap agar Pemkab Rohul memberikan tambahan modal, untuk pengembangan usaha di bidang penyaluran gas LPG," harapnya.
Dalam pada itu, Wandi berjanji akan menyetarakan BUMDes Bina Usaha dengan BUMdes di desa tetangga. Salah satunya dengan meningkatkan kualitas dan profesional karyawan.
"Pengelola BUMDes Bina Usaha ini ada 5 orang terdiri dari Direktur, kepala unit dan tiga staf," terangnya.
Sementara itu Kepala Desa Muara Dilam, Zulfikar SHi menambahkan, bahwa dirinya komit mendukung program BUMDes Bina Usaha.
"Sinergi antara pemerintah desa dan pengelola BUMDes Bina Usaha tetap terjalin, setiap program kami musyawarahkan dengan merangkul seluruh masyarakat. Artinya tumbuh kembang BUMDes ini tidak terlepas dari musyawarah," urainya. (Yus)
Bergerak di bidang simpan pinjam, dengan modal awal Rp400 juta, BUMDes tersebut sudah memiliki dana bergulir kepada masyarakat sebesar Rp600 juta.
Disampaikan, Direktur Bumdes Bina Usaha Muara Dilam, Wandi Saputra menerangkan, ditahun pertama ia memimpin, BUMDes itu sempat mengalami kendala.
"Alhamdulillah tahun 2017 ini, antusias masyarakat menyimpan dana di BUMdes cukup tinggi. Sepekan terakhir ini saja simpanan masyarakat mencapai Rp10 juta," kata Wandi menjawab wartawan, Jumat (21/7).
Wandi mengutarakan, perekonomian kerakyatan di desanya bisa meningkat melalui BUMDes. Dalam waktu dekat ini pihaknya bersama pemerintah desa, kordinator dari DPMPD dan tokoh masyatakat akan duduk bersama membahas program peningkatan usaha BUMdes.
"Kami tinggal menunggu hasil musyawarah, setelah itu, pengelolaan pasar desa dan penyaluran gas LPG bisa kami gerakkan," katanya lagi.
Dalam pada itu, Wandi menambahkan, karena masih terkendala modal usaha, dana yang digulirkan kepada masyarakat masih kecil berkisar dibawah Rp30 juta.
"Pengembahan usaha BUMdes ini, kami juga menggandeng Bank BRI Link. Kami berharap agar Pemkab Rohul memberikan tambahan modal, untuk pengembangan usaha di bidang penyaluran gas LPG," harapnya.
Dalam pada itu, Wandi berjanji akan menyetarakan BUMDes Bina Usaha dengan BUMdes di desa tetangga. Salah satunya dengan meningkatkan kualitas dan profesional karyawan.
"Pengelola BUMDes Bina Usaha ini ada 5 orang terdiri dari Direktur, kepala unit dan tiga staf," terangnya.
Sementara itu Kepala Desa Muara Dilam, Zulfikar SHi menambahkan, bahwa dirinya komit mendukung program BUMDes Bina Usaha.
"Sinergi antara pemerintah desa dan pengelola BUMDes Bina Usaha tetap terjalin, setiap program kami musyawarahkan dengan merangkul seluruh masyarakat. Artinya tumbuh kembang BUMDes ini tidak terlepas dari musyawarah," urainya. (Yus)
Berita Lainnya
Diduga Keracunan AC, Ayah dan Anak Pingsan dalam Mobil Saat Terjebak Banjir di Rohul
Tim SAR Temukan Lansia yang Hilang di Perkebunan Sawit Rohul
PW KAMMI Riau Salurkan Al-Qur’an dan Sembako ke TPQ Malika Rohul Saat Ramadan
Dugaan Upaya Adu Domba Masyarakat Adat di Rokan Hulu
Setelah Pencarian Panjang, Tim SAR Temukan Jasad Bocah yang Hanyut di Sungai Ngaso Rohul
Seorang Anak Hanyut di Sungai Ngaso Rohul, Tim Basarnas Pekanbaru Masih Lakukan Pencarian
Diduga Keracunan AC, Ayah dan Anak Pingsan dalam Mobil Saat Terjebak Banjir di Rohul
Tim SAR Temukan Lansia yang Hilang di Perkebunan Sawit Rohul
PW KAMMI Riau Salurkan Al-Qur’an dan Sembako ke TPQ Malika Rohul Saat Ramadan
Dugaan Upaya Adu Domba Masyarakat Adat di Rokan Hulu
Setelah Pencarian Panjang, Tim SAR Temukan Jasad Bocah yang Hanyut di Sungai Ngaso Rohul
Seorang Anak Hanyut di Sungai Ngaso Rohul, Tim Basarnas Pekanbaru Masih Lakukan Pencarian