PILIHAN
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
06 September 2026
Setnov Jadi Tersangka Jangan Dikaitkan dengan Pansus Angket
JAKARTA, Riauin.com -- Pengamat hukum pidana dari Universitas Trisakti Abdul Fickar Hadjar berpendapat, penetapan tersangka Ketua DPR Setya Novanto dalam kasus KTP elektronik (KT)-el) tidak boleh dikaitkan dengan hak angket yang dilayangkan DPR terhadap KPK. Apalagi, sebelum hak angket digulirkan, nama Setnov sudah sering disebut dalam persidangan.
"Itu tidak benar (mengaitkan penetapan tersangka Setnov dengan hak angket, Red), karena sebelum ada Pansus Angket, perkara KTP-el sudah disidangkan dan nama SN serta beberapa anggota DPR, mantan mentri juga disebut dalam dakwaan," kata Fickar saat dihubungi Republika.co.id, Selasa (18/7).
Fickar melanjutkan, dalam kasus KTP-el, keterlibatan SN sudah banyak disebut baik oleh para terdakwa maupun para saksi. Keterangan tersebut juga menurutnya sudah menjadi fakta persidangan.
Maka dari itu, penetapan tersangka Setnov menurutnya tidak bisa disebut sebagai perlawanan KPK terhadap Pansus Angket. "Tidak bisa, justru angket dan Pansus merupakan respons atau perlawanan terhadap kasus KTP-el," ucap Fickar.
Sebelumnya, KPK menetapkan Ketua DPR RI Setya Novanto sebagai tersangka kasus pengadaan KTP-el. KPK telah mengantongi bukti permulaan yang cukup untuk menetapkan ketua umum Partai Golkar itu sebagai tersangka baru kasus KTP-el.
"Setelah mencermati fakta persidangan dari dua terdakwa kasus KTP-el, Irman dan Sugiharto pengadaan paket KTP-el tahun 2011 dan 2012 di Kemendagri, KPK temukan bukti permulaan yang cukup seorang lagi jadi tersangka. KPK menetapkan saudara SN anggota DPR RI pada 2009 sampai 2011 sebagai tersangka" ujar Ketua KPK Agus Raharjo di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (17/7).(rol)
"Itu tidak benar (mengaitkan penetapan tersangka Setnov dengan hak angket, Red), karena sebelum ada Pansus Angket, perkara KTP-el sudah disidangkan dan nama SN serta beberapa anggota DPR, mantan mentri juga disebut dalam dakwaan," kata Fickar saat dihubungi Republika.co.id, Selasa (18/7).
Fickar melanjutkan, dalam kasus KTP-el, keterlibatan SN sudah banyak disebut baik oleh para terdakwa maupun para saksi. Keterangan tersebut juga menurutnya sudah menjadi fakta persidangan.
Maka dari itu, penetapan tersangka Setnov menurutnya tidak bisa disebut sebagai perlawanan KPK terhadap Pansus Angket. "Tidak bisa, justru angket dan Pansus merupakan respons atau perlawanan terhadap kasus KTP-el," ucap Fickar.
Sebelumnya, KPK menetapkan Ketua DPR RI Setya Novanto sebagai tersangka kasus pengadaan KTP-el. KPK telah mengantongi bukti permulaan yang cukup untuk menetapkan ketua umum Partai Golkar itu sebagai tersangka baru kasus KTP-el.
"Setelah mencermati fakta persidangan dari dua terdakwa kasus KTP-el, Irman dan Sugiharto pengadaan paket KTP-el tahun 2011 dan 2012 di Kemendagri, KPK temukan bukti permulaan yang cukup seorang lagi jadi tersangka. KPK menetapkan saudara SN anggota DPR RI pada 2009 sampai 2011 sebagai tersangka" ujar Ketua KPK Agus Raharjo di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (17/7).(rol)
Berita Lainnya
Mesin PETI Depan Rumah Warga Dibakar Polisi Kuansing, Operator Lolos Lewat Sungai
Usut 45 Kasus Karhutla, Ditreskrimsus Polda Riau Serahkan 17 Perkara ke JPU
Polres Rohil Cokok Otak Pembakaran Perahu dan Jaring Ikan di Tanjung Balai
Polisi Tangkap Empat Pembakar Lahan dan Kawasan Hutan di Siak
Usut Izin Hutan Kuansing, KPK Dalami Aliran Uang Koperasi ke Kemenhut
Polres Rohul Tangkap Penggarap Kawasan Hutan Terkait Karhutla Empat Hektar
Mesin PETI Depan Rumah Warga Dibakar Polisi Kuansing, Operator Lolos Lewat Sungai
Usut 45 Kasus Karhutla, Ditreskrimsus Polda Riau Serahkan 17 Perkara ke JPU
Polres Rohil Cokok Otak Pembakaran Perahu dan Jaring Ikan di Tanjung Balai
Polisi Tangkap Empat Pembakar Lahan dan Kawasan Hutan di Siak
Usut Izin Hutan Kuansing, KPK Dalami Aliran Uang Koperasi ke Kemenhut
Polres Rohul Tangkap Penggarap Kawasan Hutan Terkait Karhutla Empat Hektar