PILIHAN
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
06 September 2026
Gubri Syamsuar: Ini PSBB Separuh Riau
Gubri Syamsuar melakukan vidcon dengan kepala daerah yang mulai melaksanakan PSBB hari ini./ist.
PEKANBARU, RiauIN.com - Mulai hari ini, Jumat (15/5/2020) penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diberlakukan di lima kabupaten kota di Provinsi Riau. Kelima daerah itu adalah Kampar, Bengkalis, Pelalawan, Siak dan Dumai.
Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mengajak seluruh elemen masyarakat agar ikut berpartisipasi menyukseskan PSBB ini, sehingga upaya pemutusan mata rantai virus Corona dapat terlaksana dengan baik di Riau.
"Ya, hari ini PSBB di 5 kabupaten kita di Riau mulai dilaksanakan. Ini bisa dibilang PSBB separuh Riau,'' kata Syamsuar, usai melakukan rapat melalui Video Conference di Balai Serindit, Gedung Daerah, Kamis (14/5/2020).
Hasil rapat ini, jelasnya, dengan melaksanakan PSBB separuh Riau, langkah-langkah yang telah dilakukan, yakni beberapa hari ini Pemkab dan Pemko sudah sosialisasi dengan masyarakatnya.
Paska pemberlakuan PSBB ini, pihaknya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, sudah memberikan ruang bagi Pemkab dan Pemko sesuai dengan situasi dan kondisi (sikon) masing-masing mereka. Menurut hasil rapat dengan Pemkab dan Pemko, ada yang sudah siap melaksanakan.
''Acuan pelaksanaannya, tentunya sesuai kekuatan di masing-masing kota dan kabupaten,'' sebut Gubri.
Terkait pembagian sembako, dalam laporannya, rata-rata pemerintah kota dan pemerintah kabupaten sudah memberikan sembako. Termasuk masyarakat di lima kabupaten/kota tersebut yang berada di pelosok.
Dari beberapa laporan, untuk sembako dan dana desa sudah disampaikan. Saat ini, paska penetapan PSBB, Pemprov Riau akan menyesuaikan agar sejalan dengan Kota Pekanbaru.
''Kita menyesuaikan, karena Pekanbaru mulai lagi menerapkan PSBB,'' ungkap Gubri.
Karena PSBB sudah dilaksanakan. Gubri menegaskan, tidak ada jalan lain, agar Riau dapat memutus mata rantai. Maka, masyarakat harus disiplin, pakai masker hindari kerumunan, cuci tangan.
''Ini upaya kita memutus covid-19. Masyarakat kita imbau tak usah dulu lah mudik. Karena di Sumut juga merah dan di Sumbar juga merah,'' pungkasnya. (nal)
Berita Lainnya
Ancam 1.248 Hektare Kebun Kelapa, Pemprov Riau dan Pemkab Inhil Fokus Tangani Abrasi Kuala Selat
Pemprov Riau Usul Bantuan Pusat untuk Penataan Pesisir Inhil
Beda Data PPh Migas WK Rokan, Pemprov Riau Minta Penjelasan DJP dan SKK Migas
Rekayasa Lalu Lintas Disiapkan Jelang Penutupan Jembatan Siak I Pekanbaru
Karhutla Riau Picu 10.783 Kasus ISPA, Dinkes Siagakan Tenda Darurat dan Rumah Oksigen
DPRD Riau Duga Ada Aktor Utama di Balik Pembakar Lahan Perorangan
Ancam 1.248 Hektare Kebun Kelapa, Pemprov Riau dan Pemkab Inhil Fokus Tangani Abrasi Kuala Selat
Pemprov Riau Usul Bantuan Pusat untuk Penataan Pesisir Inhil
Beda Data PPh Migas WK Rokan, Pemprov Riau Minta Penjelasan DJP dan SKK Migas
Rekayasa Lalu Lintas Disiapkan Jelang Penutupan Jembatan Siak I Pekanbaru
Karhutla Riau Picu 10.783 Kasus ISPA, Dinkes Siagakan Tenda Darurat dan Rumah Oksigen
DPRD Riau Duga Ada Aktor Utama di Balik Pembakar Lahan Perorangan