Anggota Komisi IV, Abdul Wahid, mengatakan bahwa Sidak kali ini untuk melihat perkembangan terbaru pembangunan proyek jembatan Siak IV. Dan hasilnya, target akhir tahun 2018 selesai tidak akan bisa tercapai.
"Pengendali kegiatan pak Maisar dan pak Hidayat menager lapangan proyek mengaku jembatan Siak IV tidak bisa selesai akhir Desember," kata Wahid.
Ketua DPW PKB Riau ini mengatakan, ada solusi dan mekanisme lain dalam peraturan perundang-perundangan dan Kepres nomor 54 terkait kelanjutan Siak IV ini. Yaitu, apabila pengerjaannya 80 persen bisa dilanjutkan penyelesaiannya.
"Kalau memang sudah 80 persen kita hearing lagi untuk kelanjutan jembatan Siak IV ini. Tapi Sekarang baru 70 persen, jadi ada 10 persen lagi sampai akhir tahun agar bisa dicapai. Harus digesa itu," kata Wahid lagi.
Lebih lanjut politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengatakan, bagian yang belum selesai yaitu pemasangan erection span jembatan.
"Pemasangan ada 8 segmen, yang baru terpasang yang ada kabelnya baru 6 segmen erection span jembatan. Kalau kendala adalah masalah waktu serta masalah teknis seperti kemarin crane yang bermasalah. Tapi sudah diganti. Kalau untuk material sudah cukup, cuman tinggal pasang saja," paparnya.
Hal yang sama juga disampaikan Asri Auzar. Ia meminta kepada kontraktor untuk memastikan lagi penyelesaian pembangunan jembatan Siak IV.
Asri berharap meski tidak selesai akhir tahun ini, setidaknya bisa sampai 95 persen Desember nanti. Sebab apabila sudah sampai diangka itu sudah bisa menerapkan Kerpres 54. Intinya ada 58 hari bisa menyelesaikan proyek ini dengan jalan finishing.(int/nol)