"Apa yang kami harapkan tercapai, penonton juga diluar harapan kami," katanya.
Edwariansyah menambahkan acara laga amal ini dari kursi penonton VIP terkumpul dana 205 Juta Rupiah, sedangkan dari suporter terkumpul 63 Juta Rupiah.
"Ini belum diakumulasi dari Suporter Asykar Theking, Curva Nord dan penonton dikursi. 2-3 hari lagi kita informasikan," tambahnya.
Senada dengan Edwariansyah, Perwakilan Pemain Indonesia All Star, Bima Sakti juga mengaku senang bermain dalam laga amal ini. Menurutnya, laga amal ini menjadi jembatan membantu korban bencana alam.
"Kita sengaja ke Riau, karena PSPS Riau ini mati suri, dan merasa masyarakat Provinsi Riau juga kurang hiburan, saya bangga, animo masyarakat luar biasa," katanya.
Wali Kota Pekanbaru, Firadaus MT mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat Provinsi Riau yang turut ikut serta dalam laga amal kali ini. Ia mengatakan laga amal ini juga sebagai jalan agar PSPS Riau bisa kembali masuk ke divisi utama Liga Indonesia.
"Divisi Utama Liga Indonesia inikan yang tertinggi, kita harap bisa masuk lagi," katanya.
Animo masyrakat dalam laga amal kali ini pun luar biasa. Nabila penonton yang berasal dari Perawang juga mengaku bangga dengan laga amal ini. Menurutnya disamping ia bisa melihat pemain tim nasional, ia juga bisa ikut membantu korban bencana dari laga amal ini.
"Acara ini kan gratis, kita cuma disarankan sedekah terbaik untuk korban bencana, itu bagus sekali," katanya.
Laga amal ini ditutup kemenangan 2-0 atas Indonesia All Star, gol dicetak Bambang Pamungkas yang juga Kapten Timnas Indonesia All Star. (Ay)