"Kali ini Tim Jumat Barokah kunjungi Ibu Susan, walaupun dia berasal dari Tionghoa, kita tidak menutup kemungkinan untuk mengunjunginya, karena kita satu NKRI," kata Kombes Susanto, saat menyampaikan sepatah kata di kediaman Susan, Jumat (12/10/2018).
Susan yang tinggal bersama orang tua dan kedua putrinya ini hidup dibantu Yayasan Wihara dan berobat penyakit yang dideritanya itu menggunakan Kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).
"Rumahnya ini juga penyewaannya dibantu warga sekitar, sewanya itu 500 ribu," katanya.
Dalam kunjungan Tim Jumat Barokah ini hadir juga Rektor Universitas Islam Riau (UIR), Prof Safrinaldi yang mengucapkan terimakasih atas kunjungan yang dilakaukan Kapolres Pekanbaru. Menurutnya agenda ini akan merubah pola fikir masyarakat terkait citra polisi saat ini.
"Biasanya masyarakat mikir, polisi itu suka menangkap, nah dari sini kita tahu, bahwa polisi itu bukan tukang tangkap, tapi banyak kegiatan positif yang sifatnya membantu masyarakat," katanya.
Selain itu, Kombes Susanto juga menambahakan dari agenda ini juga akan mempermudah pengobatan Susan Dewi kedepannya. Dirinya berjanji bersama tim dokter yang berkerjasama dengan Kapolres Pekanbaru untuk mempermudah pengobatan Susan Dewi.
"Biasanya BPJS itu lama, nah kini kita kerjasama dengan dokternya, jadi biar lebih dipermudah," katanya.
Selain melakukan kunjungan, Tim Jumat Barokah juga memberi bantuan Sembilan Bahan Pokok (Sembako) kepada Susan Dewi.
"Sembako ini berasal dari semua polisi Kapolres Pekanbaru dan beberapa lainnya," kata Kombes Susanto.