Massa membawa berbagai spanduk bertuliskan kesedihan mereka yang sudah tidak terima gaji dari perusahaan selama 4 bulan.
"Jangan rampas hak kami, sudah 4 bulan tidak bergaji," kata salah seorang orator.
Salah seorang perwakilan massa aksi, Amir mengatakan bahwa saat ini kondisi mereka sedang sulit, bahkan sampai berhutang ke warung-warung untuk bertahan hidup.
Amir juga menyebutkan, BPJS Kesehatan mereka juga sudah tak dibayarkan pihak perusahaan.
"Sudahlah tak terima gaji, BPJS tak dibayarkan. Sudahlah lapar, kalau sakit bagaimana, tolong kami," katanya lagi.
Ia mengatakan bahwa massa aksi sebenanrnya tidak ingin melakukan aksi unjukrasa, akan tetapi tidak ada cara lain untuk bertahan hidup.
"Dari pada kami kelahi dengan anak bini di rumah, tolong pak bantu kami," tukasnya.
Hingga berita ini diturunkan, aksi karyawan PT Ricry ini masih berlangsung. Kondisi arus lalu lintas di Jalan Jenderal Sudirman depan kantor DPRD Riau terpantau lancar. (int/nol)