Kanal

Pemprov Riau Kucurkan Dana Verval, 76 Bangunan KDKMP di Siak Selesai 100 Persen

RIAUIN.COM - Pembangunan fisik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Siak kini mencapai 76 unit yang rampung 100 persen dari total 79 lokasi yang mulai dibangun. Guna menuntaskan sisa target dan mempercepat legalitas, Pemerintah Provinsi Riau menyalurkan dukungan anggaran verifikasi dan validasi (verval) untuk Pemkab Siak.

Penyaluran dana dekonsentrasi tersebut diserahkan langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Riau Syahrial Abdi kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Siak Mahadar dalam acara penguatan Project Management Officer (PMO) KDKMP di Pekanbaru, Jumat (9/10/2026).

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM Kabupaten Siak Tengku Musa menyatakan bahwa progres fisik dan penataan administrasi terus dipacu agar seluruh target 131 koperasi di Siak dapat terpenuhi.

"Dari 79 koperasi yang sudah dibangun, sebanyak 76 unit telah menyelesaikan pekerjaan fisik hingga 100 persen. Sementara untuk administrasi dan legalitas, sebanyak 51 KDKMP sudah selesai kita verifikasi dan validasi," kata Tengku Musa di Pekanbaru.

Tengku Musa menambahkan, alokasi anggaran dari Pemprov Riau ini sangat krusial untuk memeriksa kondisi fisik sisa bangunan sekaligus merampungkan kelengkapan hukum koperasi yang belum tuntas.

"Dengan dukungan anggaran ini, proses penyelesaian program dapat berlangsung lebih cepat, terarah, dan terukur, baik dari sisi fisik maupun legalitas operasionalnya," ujarnya.

Sementara itu, Sekda Provinsi Riau Syahrial Abdi menegaskan bahwa penguatan fungsi PMO dan bantuan anggaran verval ini bertujuan agar operasional koperasi di tingkat desa tidak terhambat masalah administrasi di kemudian hari.

"Penguatan peran PMO ini kita harapkan membuat koordinasi pendampingan di lapangan lebih efektif, sehingga kendala teknis maupun administrasi dapat segera tertangani," tutur Syahrial Abdi.

Melalui percepatan pembangunan fisik dan kepastian legalitas ini, Pemkab Siak menargetkan KDKMP tidak sekadar menjadi aset bangunan semata, melainkan segera beroperasi penuh sebagai penggerak ekonomi warga desa dan kelurahan di wilayah Siak. (Bil)

Ikuti Terus Riauin

Berita Terkait

Berita Terpopuler