RIAUIN.COM – Dalam rangka menjaga keandalan sistem kelistrikan di Kepulauan Riau, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Pekanbaru melalui Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Bintan berhasil menuntaskan Sertifikasi Laik Operasi (SLO) Kubikel 20 kV Bay Trafo Daya 1 (TD1) serta pemeliharaan berkala dua tahunan di Gardu Induk (GI) Tanjung Uban, Kabupaten Bintan, Selasa (15/9/2026).
Selain kubikel Bay TD1, PLN juga menyelesaikan proses SLO pada peralatan pendukung lainnya, meliputi Bus Bar Voltage Transformer (BBVT), Kopel, dan Pemakaian Sendiri (PS) TD1. Penyelesaian rangkaian sertifikasi dan pemeliharaan tersebut memastikan seluruh peralatan pada bay terkait berada dalam kondisi laik operasi, aman, dan siap mendukung keandalan penyaluran tenaga listrik di wilayah Kepulauan Riau.
Manager ULTG Bintan, Rikson Batubara, menyampaikan bahwa pelaksanaan SLO dan pemeliharaan dilakukan dengan mengacu pada standar keselamatan ketenagalistrikan serta prosedur teknis PLN.
"Seluruh rangkaian SLO dan pemeliharaan ini kami laksanakan dengan mengedepankan aspek keselamatan dan standar teknis PLN. Melalui kegiatan ini, kami memastikan setiap peralatan transmisi dalam kondisi optimal sehingga mampu mendukung keandalan pasokan listrik bagi masyarakat di wilayah kerja ULTG Bintan," ujar Rikson.
Dalam pelaksanaannya, tim teknis PLN melakukan serangkaian pengujian menyeluruh terhadap fungsi dan kinerja peralatan menggunakan perangkat uji digital. Pengujian meliputi pemeriksaan sistem interlock, pengujian rele proteksi, verifikasi mekanisme operasi, serta pemeriksaan kesiapan peralatan sebelum dinyatakan laik operasi.
Tidak hanya sertifikasi, PLN juga melaksanakan pemeliharaan dua tahunan pada kubikel Bay TD1 dengan melakukan pemeriksaan dan perawatan terhadap berbagai komponen, seperti terminal kabel, bushing, sistem mekanik, serta bagian pendukung lainnya. Kegiatan pemeliharaan rutin ini bertujuan untuk mendeteksi potensi gangguan sejak dini, menjaga performa peralatan, dan memperpanjang masa pakai aset kelistrikan.
Manager UPT Pekanbaru, Andri Candra K., menambahkan bahwa pemeliharaan dan sertifikasi instalasi ketenagalistrikan merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menjaga keandalan sistem transmisi, khususnya di wilayah Riau dan Kepulauan Riau.
"Kami mengapresiasi kerja keras seluruh tim yang telah menyelesaikan pekerjaan dengan tetap mengutamakan keselamatan. Pemeliharaan berkala dan sertifikasi laik operasi menjadi langkah preventif PLN untuk memastikan infrastruktur transmisi tetap andal dalam melayani kebutuhan listrik masyarakat," ungkap Andri.
General Manager PLN UIP3B Sumatera, Elvanto Yanuar Ikhsan, menyampaikan bahwa keandalan sistem kelistrikan dibangun melalui konsistensi PLN dalam menjaga kualitas aset dan menjalankan pemeliharaan secara berkelanjutan.
"Keandalan listrik tidak hanya bergantung pada kesiapan sistem, tetapi juga pada komitmen dalam menjaga setiap aset kelistrikan agar selalu dalam kondisi terbaik. Melalui pemeliharaan berkala, sertifikasi, dan penerapan standar keselamatan yang ketat, PLN terus memastikan infrastruktur transmisi mampu mendukung kebutuhan masyarakat serta pertumbuhan ekonomi di Sumatera," ujar Elvanto.
Kegiatan SLO dan pemeliharaan GI Tanjung Uban ini menjadi bagian dari langkah strategis PLN UPT Pekanbaru dalam menjaga keandalan sistem transmisi yang mencakup wilayah kerja Riau dan Kepulauan Riau. PLN berkomitmen untuk terus melakukan pemeliharaan preventif dan peningkatan kualitas aset guna menghadirkan pasokan listrik yang aman, andal, dan berkelanjutan. - rls