RIAUIN.COM - Poltekkes Kemenkes Riau merencanakan pembangunan Kampus 2 untuk mengatasi persoalan keterbatasan lahan di tengah melonjaknya animo masyarakat yang ingin menempuh pendidikan tenaga kesehatan.
Rencana tersebut dibahas dalam audiensi antara jajaran Poltekkes Kemenkes Riau dan Pemprov Riau di Ruang Kerja Wakil Gubernur Riau pada Selasa (29/9/2026).
Direktur Poltekkes Kemenkes Riau, Dr. Rully Hevrialni, mengungkapkan bahwa keterbatasan fasilitas fisik menjadi tantangan utama yang dihadapi kampus saat ini. Minat calon mahasiswa yang terus meningkat setiap tahun tidak lagi sebanding dengan kapasitas ruang dan lahan yang tersedia.
"Tadi kami banyak membahas mengenai pengembangan khususnya sarana prasarana, karena keterbatasan lahan dan semakin meningkatnya animo masyarakat untuk menitipkan anaknya kuliah di Poltekkes Kemenkes Riau," kata Dr. Rully.
Ia menambahkan, ketersediaan lahan baru untuk Kampus 2 nantinya akan memberi ruang bagi pembukaan program studi dan jurusan baru yang disesuaikan dengan kebutuhan riil tenaga medis di wilayah Riau.
Menanggapi kendala tersebut, Plt Governor Riau SF Hariyanto menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk membantu mencarikan solusi, terutama mengenai alokasi lahan dan dukungan sarana prasarana.
"Pengembangan pendidikan kesehatan sangat penting karena berkaitan langsung dengan kebutuhan sumber daya manusia dan pelayanan kesehatan masyarakat di Riau, sehingga Pemprov Riau akan terus mendorong sinergi untuk mendukung kebutuhan tersebut," ujar SF Hariyanto.
Ia menegaskan bahwa peningkatan kapasitas institusi pendidikan kesehatan harus berdampak langsung pada kualitas layanan medis yang diterima warga.
"Kita ingin pengembangan pendidikan kesehatan ini tidak hanya meningkatkan kapasitas institusi, tetapi juga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Riau," pungkasnya. (Bil)