RIAUIN.COM - Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Kota Pekanbaru berencana menambah cabang lomba nasyid dan menggelar Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) tingkat kota pada pelaksanaan Gelar Budaya Melayu Islam tahun depan.
Rencana penguatan kegiatan tahunan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Umum DMDI Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, usai menutup rangkaian Gelar Budaya Melayu Islam di Gedung Dekranasda, Jalan Arifin Ahmad, Kamis (10/9/2026) sore.
"Nanti cabang perlombaannya akan kita tambah satu lagi, nasyid. Kemudian kita juga akan menggelar MTQ DMDI untuk tingkat Kota Pekanbaru," kata Markarius Anwar yang juga menjabat sebagai Wakil Walikota Pekanbaru.
Pada penyelenggaraan tahun ini, ajang peningkat karakter generasi muda tersebut mempertandingkan lomba da'i cilik tingkat SD dan SMP, rebana, serta kompang. Markarius Anwar mengapresiasi antusiasme para peserta serta peran aktif orang tua dan guru yang telah mendidik anak-anak tersebut.
"Gelar Budaya Melayu Islam ini, Alhamdulillah pesertanya luar biasa. Tadi yang juara-juaranya kita tampilkan lagi, dan anak-anak kita ini luar biasa semua," puji Markarius Anwar.
Ia menekankan bahwa pembentukan karakter anak agar mencintai agama dan budaya lokal menjadi tujuan utama dari hadirnya acara ini.
Sementara itu, Ketua Panitia Gelar Budaya Melayu Islam, Irpan Maidelis, merincikan total kepesertaan pada ajang tahun ini mencapai puluhan kelompok dan perorangan. Lomba da'i cilik tingkat SMP diikuti oleh 51 peserta, sedangkan tingkat SD mencatatkan 48 peserta. Untuk kategori kelompok, tercatat ada 10 peserta kompang dan 7 peserta rebana.
"Harapannya generasi di Kota Pekanbaru bisa melestarikan, mencintai, dan bangga terhadap nilai-nilai budaya Melayu Islam," pungkas Irpan Maidelis. (Bil)