Kanal

Longsor Hanyutkan Empat Rumah ke Sungai, Akses Pelabuhan di Inhil Putus

RIAUIN.COM - Fenomena abrasi akibat hantaman ombak di kawasan pesisir Provinsi Riau kembali memicu bencana alam. Struktur tanah yang labil menyebabkan gelombang pasang mengikis pemukiman warga di Kelurahan Kuala Enok, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Indragiri Hilir. Akibatnya, belasan kepala keluarga terpaksa kehilangan tempat tinggal dan harus dievakuasi ke lokasi yang lebih aman.

Bencana yang terjadi pada Selasa (16/6/2026) pagi tersebut berpusat di dua titik, yakni kawasan Pasar Kuala Enok serta Jalan Kampung Jawa AEC. Karakteristik tanah yang rawan dan runtuh secara mendadak membuat empat unit rumah warga ambrol lalu terseret langsung ke dalam aliran sungai di dekat muara laut. Secara keseluruhan, terdapat 14 bangunan yang mengalami kerusakan dengan tingkat yang bervariasi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Indragiri Hilir R Arliansah saat dikonfirmasi dari Pekanbaru, Rabu (17/6/2026), menyatakan bahwa sejumlah personel penyelemat masih disiagakan di area pesisir tersebut. Langkah ini diambil guna mengantisipasi adanya pergerakan tanah susulan yang berpotensi membahayakan warga sekitar.

Selain menghancurkan pemukiman, runtuhnya tepian sungai ini juga memutus akses aktivitas masyarakat setempat. Kerusakan dilaporkan menimpa sejumlah infrastruktur penting, mulai dari akses jalan umum, fasilitas dermaga pelabuhan, hingga satu bangunan vihara. Total kerugian materiil dari kerusakan massal ini ditaksir menyentuh angka Rp 320 juta.

Arliansah memastikan tidak ada laporan mengenai korban jiwa ataupun warga yang terluka dalam insiden subuh menjelang siang tersebut. Saat ini, sebagian besar warga yang terdampak memilih untuk bermalam di kediamas sanak saudara mereka, sementara sebagian lainnya mulai menempati posko darurat yang didirikan oleh pemerintah daerah.

Pemerintah setempat melalui BPBD juga mulai mendistribusikan logistik berupa bahan pangan pokok untuk memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi. Kendati demikian, otoritas wilayah Indragiri Hilir menegaskan bahwa prioritas penanganan saat ini adalah melakukan sterilisasi atau pengamanan di titik penunjang dermaga yang runtuh, sekaligus menyalurkan bantuan khusus bagi kelompok rentan seperti lanjut usia dan anak balita. (Bil)

Ikuti Terus Riauin

Berita Terkait

Berita Terpopuler