Kanal

Tower Emergency 275 kV Galang–Simangkuk Berhasil Dienergize, Masyarakat Kembali Nikmati Listrik

RIAUIN.COM – PT PLN (Persero) berhasil memulihkan sistem kelistrikan Sumatera Utara pasca kerusakan infrastruktur transmisi akibat robohnya 12 tower Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 275 kV jalur Galang–Simangkuk yang disebabkan cuaca ekstrem pada Kamis (4/6). Setelah bekerja tanpa henti siang dan malam selama sepekan terakhir, PLN berhasil mengenergize tiga Tower Emergency (TE) 275 kV Galang–Simangkuk pada Kamis (11/6) pukul 09.39 WIB.

Keberhasilan tersebut menjadi tonggak penting dalam upaya percepatan pemulihan sistem kelistrikan Sumatera Utara. Sebanyak 250 personel PLN, mitra kerja, serta TNI bersinergi menghadapi medan berat dan cuaca tidak menentu demi mengembalikan pasokan listrik masyarakat. Di tengah tantangan lokasi pekerjaan yang sulit dijangkau, tim gabungan bekerja secara bergantian selama 24 jam untuk menyelesaikan berbagai tahapan pekerjaan kritikal, mulai dari pembangunan pondasi dan pendirian Tower Emergency (TE), pemasangan struktur, proses stringing konduktor, hingga pengujian sistem sebelum akhirnya ketiga TE berhasil dienergize.

Dengan beroperasinya kembali jalur transmisi strategis tersebut, masyarakat dapat kembali menikmati pasokan listrik yang lebih andal untuk mendukung aktivitas sehari-hari, layanan publik, hingga kegiatan perekonomian.

General Manager PLN UIP3B Sumatera, Amiruddin, menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh personel yang terlibat dalam proses pemulihan.

"Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras, dedikasi, dan semangat pantang menyerah seluruh personel PLN Group yang bertugas di lapangan, termasuk sinergi bersama TNI. Dalam kondisi yang penuh tantangan, mereka tetap berkomitmen menjalankan tugas demi memastikan masyarakat dapat kembali menikmati pasokan listrik yang andal," tuturnya.

Amiruddin menambahkan bahwa proses pemulihan yang berhasil diselesaikan dalam waktu singkat tersebut merupakan wujud komitmen PLN dalam menjaga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.

"Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung proses pemulihan ini, termasuk pemerintah daerah, aparat keamanan, para pemangku kepentingan, serta masyarakat atas doa, dukungan, dan pengertiannya selama proses pemulihan berlangsung. Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam keberhasilan pemulihan sistem kelistrikan Sumatera Utara," ujar Amiruddin.

Ia menjelaskan bahwa pengenergizan Tower Emergency menjadi langkah krusial dalam proses pemulihan sistem. Setelah jaringan transmisi berhasil kembali beroperasi, PLN melanjutkan tahapan normalisasi secara bertahap dari sisi transmisi hingga distribusi, agar pasokan listrik dapat kembali tersalurkan secara optimal ke rumah-rumah pelanggan.

Selama proses pemulihan, para personel PLN harus berjibaku di tengah hujan dan cuaca ekstrem yang melanda lokasi pekerjaan. Dengan medan yang menantang dan akses terbatas, mereka tetap bekerja tanpa henti siang dan malam secara bergantian selama 24 jam untuk menyelesaikan pembangunan Tower Emergency, proses stringing konduktor, hingga pengujian sistem. Semangat pengabdian untuk menghadirkan kembali terang bagi masyarakat menjadi kekuatan yang membuat seluruh personel terus melangkah di tengah segala keterbatasan dan tantangan di lapangan.

PLN berkomitmen untuk terus menjaga keandalan pasokan listrik dan memastikan seluruh tahapan normalisasi berjalan aman, andal, serta sesuai standar operasional, demi mendukung aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi di Sumatera Utara. - rls

 

Ikuti Terus Riauin

Berita Terkait

Berita Terpopuler