RIAUIN.COM - Dinas Pendidikan Provinsi Riau meminta seluruh calon peserta didik baru dan orangtua untuk memastikan kualitas dokumen yang diunggah ke portal Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) berkualitas baik. Langkah ini diperlukan agar berkas pendaftaran tidak ditolak oleh sistem atau gagal diverifikasi oleh petugas sekolah akibat file yang tidak terbaca.
Hingga Kamis (11/6/2026), aktivitas di laman resmi penyeleksian terpantau tinggi. Berdasarkan data Dinas Pendidikan Provinsi Riau, jumlah pendaftar yang telah mengakses portal dan menentukan pilihan sekolah sudah menembus angka 40.150 calon siswa.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau Erisman Yahya mengungkapkan, ketelitian dalam mengunggah berkas menjadi faktor krusial dalam tahapan awal ini. Berdasarkan evaluasi, sejumlah kendala verifikasi di lapangan umumnya dipicu oleh dokumen yang kurang lengkap, kualitas salinan digital yang buruk, atau gangguan jaringan saat proses pengiriman data.
Oleh karena itu, masyarakat diimbau memanfaatkan transparansi sistem daring ini untuk memantau pergerakan kuota serta status verifikasi secara berkala. Pemantauan daya tampung di setiap SMA dan SMK negeri pada kabupaten/kota se-Riau dapat diakses langsung melalui tautan resmi yang disediakan tanpa harus mendatangi sekolah tujuan atau kantor dinas.
Erisman menjelaskan bahwa skema penerimaan tahun ini dirancang secara objektif dan berkeadilan melalui empat jalur utama. Proporsi kuota terbesar dialokasikan untuk jalur prestasi sebesar 35 persen, diikuti oleh jalur domisili atau zonasi sebesar 30 persen, jalur afirmasi bagi keluarga kurang mampu sebesar 30 persen, serta jalur perpindahan tugas orangtua atau mutasi sebesar 5 persen.
Berdasarkan lini masa pelaksanaan, tahapan aktivasi akun, pengisian data diri, dan pengunggahan berkas prasyarat telah dimulai sejak 8 Juni dan akan berakhir pada 14 Juni 2026. Sementara itu, proses pemilihan satuan pendidikan serta verifikasi dokumen oleh panitia sekolah berlangsung pada 10 hingga 20 Juni 2026.
Proses seleksi komparatif dan rekonsiliasi data dijadwalkan rampung pada 21 Juni 2026, yang kemudian diikuti dengan pengumuman kelulusan serentak pada 22 Juni 2026 pukul 10.00 WIB. Bagi calon peserta didik yang dinyatakan diterima, tahapan pendaftaran ulang diwajibkan berjalan pada 23 hingga 26 Juni 2026. (Bil)